BALIEXPRESS.ID – Kecelakaan beruntun melibatkan lima kendaraan terjadi di Jalan Raya Denpasar–Gilimanuk KM 89–90, Banjar Munduk, Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo, pada Kamis (11/12/2025) malam.
Kasat Lantas Polres Jembrana, Iptu Aldri Setiawan, bahwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 20.00 Wita.
“Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan lima kendaraan. Satu orang mengalami luka ringan dan kerugian materiil mencapai kurang lebih Rp70,5 juta,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (12/12/2025).
Peristiwa ini melibatkan Truk Tronton Hino G 8813 OF yang dikemudikan I Gst Ketut Alit Sanjaya,32, Truk Isuzu N 8431 RH yang dikemudikan Zainal,32, asal Bondowoso, Jawa Timur, serta Toyota Avanza DK 1861 WF yang dikemudikan I Pt Yudi Permana Putra,35, asal Kelurahan Dauhwaru, Jembrana.
Selain itu, terdapat Yamaha NMax DK 4248 WQ yang dikendarai Ni Komang Anggara Eni,43, asal Kelurahan Tegalcangkring dan satu unit truk tidak dikenal yang berada paling depan dan meninggalkan lokasi usai kejadian.
Aldri menjelaskan bahwa kecelakaan bermula ketika Truk Tronton Hino bergerak beriringan di belakang Truk Isuzu dari arah Denpasar menuju Gilimanuk.
Di depan kedua truk tersebut terdapat Yamaha NMax, Toyota Avanza, dan sebuah truk tidak dikenal yang berhenti di jalur kiri.
Diduga pengemudi Truk Tronton Hino tidak mampu mengendalikan laju kendaraannya sehingga menabrak bagian belakang Truk Isuzu yang sedang mengurangi kecepatan.
Benturan tersebut membuat Truk Isuzu bergerak ke kiri dan menghantam bagian belakang kiri Toyota Avanza.
Truk Tronton tetap melaju dan kembali menabrak Yamaha NMax serta Toyota Avanza.
“Kendaraan Avanza yang terdorong ke depan kemudian menabrak truk lain yang tidak diketahui identitasnya karena meninggalkan lokasi kejadian,” jelasnya.
Akibat kejadian ini, pengendara Yamaha NMax, Komang Anggara Eni, mengalami retak pada tulang pantat.
Sementara pengemudi Avanza, Yudi Permana Putra, dan penumpangnya mengalami nyeri pada bagian dada namun dalam keadaan sadar.
Pengemudi Truk Isuzu, Zainal, juga mengeluhkan sakit di bagian kepala. Adapun pengemudi Truk Tronton, Ketut Alit Sanjaya, tidak mengalami luka.
“Kami masih melakukan penyelidikan lanjutan, termasuk pemeriksaan saksi-saksi untuk memastikan unsur kelalaian serta mengidentifikasi truk yang melarikan diri dari lokasi,” pungkas Aldri. (*)
Editor : I Made Mertawan