BALIEXPRESS.ID — Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Distribusi Bali memperkuat dukungan terhadap mobilitas ramah lingkungan dengan memperluas jaringan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Kabupaten Gianyar. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kenyamanan masyarakat dan wisatawan yang menggunakan kendaraan listrik selama periode libur akhir tahun.
Perluasan jaringan SPKLU tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) penempatan SPKLU di dua lokasi strategis, yakni Rumah Sakit Kenak Medika, Ubud, dan Keramas Aero Park, Blahbatuh, Kamis (11/12). Kedua lokasi dipilih karena memiliki akses publik yang luas serta tingkat kunjungan yang tinggi, sehingga dinilai efektif mendukung kebutuhan pengisian daya kendaraan listrik di wilayah Gianyar.
Manager PLN UP3 Bali Timur, Imadya Nareswari, mengatakan penempatan SPKLU di ruang publik merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mendorong transisi energi bersih sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat, khususnya pada momentum Nataru. “Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memperluas infrastruktur kendaraan listrik dan mempercepat peralihan menuju energi bersih di Bali,” ujarnya.
Di masing-masing lokasi akan dipasang dua unit SPKLU tipe medium charging berkapasitas 22 kW yang mampu mengisi daya kendaraan listrik secara lebih efisien. Penandatanganan MoU di RS Kenak Medika diwakili Direktur Departemen Non Medik, Gusti Ngurah Agung Dananjaya, sementara dari Keramas Aero Park diwakili oleh I Gusti Nyoman Wiadnyana selaku perwakilan pemrakarsa.
Gusti Ngurah Agung Dananjaya menyambut baik kolaborasi tersebut dan menilai kehadiran SPKLU sejalan dengan komitmen rumah sakit terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan. Menurutnya, fasilitas ini tidak hanya memudahkan pasien, keluarga pasien, dan tenaga kesehatan pengguna kendaraan listrik, tetapi juga menjadi bentuk dukungan nyata dalam pengurangan emisi karbon di kawasan Ubud.
Melalui kolaborasi dengan mitra strategis, PLN berharap kehadiran SPKLU dapat memberikan nilai tambah bagi kawasan sekaligus mendorong masyarakat beralih ke kendaraan rendah emisi. PLN menegaskan akan terus mendukung program pemerintah dalam percepatan transisi energi nasional melalui pengembangan infrastruktur kendaraan listrik yang andal, inklusif, dan berkelanjutan, demi mobilitas yang aman dan nyaman selama periode Nataru dan seterusnya. *
Editor : Putu Agus Adegrantika