Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Tragis! Warga Buleleng Ditemukan Tewas Diduga Tersengat Listrik Saat Isi Daya Ponsel

Dian Suryantini • Rabu, 24 Desember 2025 | 13:55 WIB
Polisi mengevakuasi jenazah warga Buleleng yang diduga tersengat aliran listrik dalam kamar tidurnya, Selasa (23/12/2025).
Polisi mengevakuasi jenazah warga Buleleng yang diduga tersengat aliran listrik dalam kamar tidurnya, Selasa (23/12/2025).

BALIEXPRESS.ID- Keheningan siang di Banjar Dinas Kalibukbuk, Desa Kalibukbuk, Kabupaten Buleleng, mendadak pecah oleh aroma tak sedap yang menyeruak dari sebuah kamar terkunci.

Selasa (23/12/2025), sosok Putu Puja Arya Suta, 49 ditemukan tak bernyawa dalam kondisi memilukan.

Ia diduga menjadi korban sengatan arus listrik saat tengah mengisi daya (charge) telepon genggamnya.

Peristiwa ini terungkap berawal dari kecurigaan keluarga. Korban, yang diketahui tinggal seorang diri, dilaporkan tidak terlihat selama dua hari berturut-turut.

Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, mengatakan, kecurigaan pertama kali muncul dari pihak keluarga korban.

Sekitar pukul 12.45 Wita, saksi Made Sukiada menerima telepon dari adiknya yang merasa janggal karena korban "menghilang" dari aktivitas biasanya.

"Saksi kemudian mendatangi rumah korban sekitar pukul 13.15 Wita. Kondisi kamar saat itu terkunci rapat dari dalam," ujar Yohana.

Didorong rasa khawatir yang memuncak, Sukiada nekat memanjat dinding untuk mengintip melalui ventilasi udara.

Saat itulah, bau menyengat mulai tercium, menandakan ada sesuatu yang tidak beres di dalam ruangan tersebut.

Atas persetujuan keluarga dan aparat desa, pintu kamar akhirnya didobrak paksa.

Korban ditemukan dalam posisi tengkurap dan sudah tidak bernyawa.

Unit Reskrim Polsek Singaraja bersama Tim Sigap yang tiba di lokasi segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Tim medis dari Puskesmas II Buleleng, dr. A.A. Ananda Yudistira, tidak menemukan tanda-tanda kekerasan akibat benda tumpul maupun tajam, tubuh korban dipenuhi luka melepuh yang cukup banyak.

"Saat ditemukan, korban masih dalam posisi memegang telepon genggam. kabel pengisi daya ponsel tersebut masih terhubung ke stopkontak listrik," ungkap Yohana.

Kondisi tersebut memperkuat dugaan kuat bahwa korban tersengat aliran listrik (setrum) saat mengoperasikan ponsel yang sedang diisi daya.

Luka melepuh pada tubuh korban diduga merupakan efek dari hantaran arus listrik yang mengenai jaringan kulit selama beberapa waktu.

Pihak kepolisian telah memaparkan hasil olah TKP dan pemeriksaan medis secara transparan kepada keluarga korban.

Mengingat kondisi fisik korban dan bukti-bukti di lokasi kejadian, pihak keluarga menyatakan telah mengikhlaskan kepergian Putu Puja Arya Suta.

“Keluarga menyatakan menerima kejadian ini sebagai musibah murni dan menolak untuk dilakukan autopsi lebih lanjut,” tambah Yohana.

Kini, jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk prosesi penguburan sesuai adat setempat. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#tersengat listrik #isi daya ponsel #buleleng