BALIEXPRESS.ID - Malam tahun baru Kabupaten Badung kali ini akan terasa berbeda dari sebelumnya.
Hal ini lantaran pemerintah setempat tidak menggelar pesta kembang api pada malam pergantian tahun.
Kebijakan bukan lantaran adanya larangan dari Mabes Polri, melainkan Pemkab Badung memfokuskan anggaran untuk pembangunan infrastuktur.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Badung, I Nyoman Rudiarta pun tak menampik hal tersebut.
Pihaknya mengaku, peniadaan pesta kembang api di malam pergantian tahun merupakan bagian dari kebijakan pemerintah daerah.
Terlebih saat ini Pemkab Badung memprioritaskan pembangunan infrastruktur dan program strategis lainnya.
Baca Juga: Renovasi SDN 1 Belimbing Dilakukan Melalui Kolaborasi Dengan Dana CSR Perusahaan
“Dengan fokus tersebut, kegiatan yang bersifat euforia seperti pesta kembang api terpaksa kembali ditiadakan," ujar Rudiarta, Minggu (28/12).
Untuk itu, dirinya mengajak, masyarakat maupun wisatawan untuk tetap menyambut tahun baru dengan penuh suka cita.
Ia juga mengingatkan agar euforia perayaan tetap dibarengi dengan sikap mawas diri, menjaga keamanan, ketertiban, serta menghormati lingkungan dan budaya setempat.
Baca Juga: Tegas! PSI Tolak Sampah Denpasar Dikirim ke Bangli, Desak Bupati dan DPRD Bersikap Jelas
“Perayaan tahun baru silakan dinikmati bersama keluarga atau lingkungan masing-masing, namun tetap mengutamakan keselamatan, ketertiban, dan kenyamanan bersama," ungkapnya.
Rudiarta berharap pergantian tahun dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif, seiring dengan komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan demi kesejahteraan masyarakat.
"Jadi kami imbau agar pergantian tahun ini masyarakat bisa merayakan secara sederhana tanpa eforia berlebihan," imbuhnya.
Sebelumnya Pemkab Badung melalui Dinas Pariwisata rutin melaksanakan pesta pergantian tahun.
Pesta kembang api ini umumnya digelar di Pantai Kuta dimeriahkan berbagai music mulai dari band lokal, nasional hingga DJ.
Khusus untuk pergantian tahun 2023/2024 silam, Pemkab Badung sempat menggelar pesta kembang api di Tsunami Shelter Pantai Kuta dengan 2.024 shot kembang api. (*)
Editor : Putu Resa Kertawedangga