Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Prof. Dr. Ni Komang Sutriyanti,Akademisi Pendidikan Agama Hindu Kelahiran Gianyar, Sabet Guru Besar Bidang Ilmu Pendidikan Etika Pendidikan

Putu Agus Adegrantika • Rabu, 31 Desember 2025 | 01:23 WIB
Prof. Dr. Ni Komang Sutriyanti.
Prof. Dr. Ni Komang Sutriyanti.

BALIEXPRESS.ID— Sosok Ni Komang Sutriyanti dikenal sebagai akademisi Pendidikan Agama Hindu yang memiliki rekam jejak panjang dalam dunia pendidikan, penelitian, dan pengembangan karakter berbasis nilai-nilai Hindu. Lahir di Banjar Bukit Batu, Desa Samplangan, Kabupaten Gianyar, pada 12 September 1983, ia merupakan anak ketiga dari tiga bersaudara, putri pasangan I Made Berata dan Ni Ketut Jati.

Perjalanan pendidikannya ditempuh dengan penuh dedikasi dan prestasi. Ia menamatkan pendidikan dasar di SDN 2 Samplangan pada 1995, SMP Dwijendra Gianyar pada 1998, dan SMU Negeri 1 Banjarangkan pada 2001. Ketekunannya berbuah manis ketika meraih gelar Sarjana Pendidikan Agama Hindu pada 2005 sebagai lulusan terbaik dengan predikat cum laude. Pendidikan magister diselesaikannya pada 2010, disusul gelar doktor Ilmu Agama pada 2016 di Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar. Sedangkan gelar guru besarnya Bidang Ilmu Pendidikan Etika Pendidikan dikukuhkan pada Minggu 28 Desember 2025.

Karier profesional Ni Komang Sutriyanti diawali sebagai guru Pendidikan Agama Hindu di SD Saraswati 3 Denpasar pada 2004–2011. Sejak 1 April 2006, ia resmi diangkat sebagai PNS dan mengabdi sebagai dosen pada Program Studi Pendidikan Agama Hindu, Fakultas Dharma Acarya IHDN Denpasar. Berbagai jabatan strategis pernah diembannya, mulai dari Sekretaris Program Studi Magister Dharma Acarya Program Pascasarjana, Kepala Pusat Perpustakaan, hingga Koordinator Pusat Auditor Akreditasi. Pada periode 2024–2028, ia mendapat kepercayaan untuk menjabat sebagai Dekan Fakultas Dharma Acarya, menandai puncak pengabdian akademiknya sejauh ini.

Di bidang riset, Ni Komang Sutriyanti aktif melakukan penelitian yang relevan dengan penguatan pendidikan agama, karakter, dan kebijakan pendidikan Hindu. Sejumlah penelitian penting telah dihasilkannya, antara lain terkait persepsi masyarakat terhadap pasraman formal, kepuasan layanan pendidikan keagamaan Hindu, strategi pembelajaran pada masa pandemi, implementasi Kurikulum Merdeka, hingga program Zero Waste berbasis ekoetika Hindu sebagai penguatan karakter siswa. Penelitian-penelitian tersebut melibatkan kerja sama dengan Kementerian Agama RI serta berbagai perguruan tinggi Hindu negeri.

Kontribusinya juga tercermin melalui puluhan artikel ilmiah yang dipublikasikan di jurnal nasional dan internasional bereputasi, seperti Jurnal Kajian Bali, Jurnal Penelitian Agama Hindu, Jurnal Penjaminan Mutu, hingga International Journal of Language Education. Topik yang diangkat beragam, mulai dari pendidikan agama Hindu, literasi sekolah, peran orang tua dalam pendidikan, nilai susila dalam susastra Hindu, hingga refleksi Profil Pelajar Pancasila dalam kisah Ramāyāna.

Selain itu, Ni Komang Sutriyanti telah menulis sejumlah buku referensi yang menjadi rujukan penting dalam pendidikan karakter Hindu, di antaranya Penumbuhkembangan Karakter Pada Keluarga Hindu, Metode Pembelajaran Pasraman Hindu, Manajemen Pasraman, hingga Mengasah Budi di Rumah Sendiri. Karya-karya tersebut menegaskan komitmennya dalam membangun pendidikan agama Hindu yang kontekstual, berkarakter, dan berkelanjutan.

Di luar aktivitas akademik, Ni Komang Sutriyanti menjalani peran sebagai ibu dan istri dengan penuh harmonis. Bersama suaminya, I Made Mardika, ia membesarkan tiga putri: Ni Putu Maitrisya Saraswati, Ni Kadek Rikananda Pradnyalaksmi, dan Ni Komang Vidyagauri Mahardika Putri. Dengan perpaduan peran sebagai pendidik, peneliti, pemimpin akademik, dan ibu, Ni Komang Sutriyanti menjadi figur inspiratif dalam dunia pendidikan Agama Hindu di Bali dan Indonesia.*

Editor : Putu Agus Adegrantika