Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Jembatan di Banjar Poyan Tabanan Jebol, Akses Luwus-Petang Putus Total

IGA Kusuma Yoni • Sabtu, 17 Januari 2026 | 06:31 WIB

 

Lokasi jembatan Luwus–Petang di Banjar Poyan, Kecamatan Baturiti yang putus akibat hujan deras.
Lokasi jembatan Luwus–Petang di Banjar Poyan, Kecamatan Baturiti yang putus akibat hujan deras.

BALIEXPRESS.ID- Jembatan di Banjar Poyan, Desa Luwus, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan yang menjadi akses penghubung menuju Desa Petang, Kabupaten Badung, putus.

Jalan itu putus total akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir.

Camat Baturiti Sayu Made Parwati menyampaikan, pihak kecamatan telah mengambil langkah awal dengan memasang tanda peringatan di sekitar lokasi jembatan.

“Untuk sementara, pengguna jalan sudah kami arahkan agar tidak melintas ke lokasi dan mencari jalur alternatif demi keselamatan, kami sudah memasang tanda peringatan untuk mencegah pengguna jalan melintas,” jelasnya Jumat (16/1/2026).

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Tabanan (PUPRPKP) Made Dedy Darmasaputra menjelaskan, sebenarnya perbaikan jembatan tersebut telah masuk dalam perencanaan dan penganggaran tahun 2026.

“Untuk perbaikannya, kami tafsir nilainya mencapai Rp200 juta. Namun karena terjadi kejadian lagi, tim kembali melakukan pengecekan di lapangan karena rencana penanganan mengalami perubahan,” jelasnya.

Berdasarkan hasil survei lapangan yang dilakukan Dinas PUPRPKP, diketahui bahwa jebolnya jembatan terjadi pada Kamis (15/1/2026) sekitar Pukul 17.00 Wita akibat gorong-gorong lama yang tidak mampu menahan debit air saat hujan lebat.

Peristiwa tersebut menyebabkan jalan putus total, namun tidak menimbulkan korban jiwa.

Dedy menambahkan, pihaknya juga tengah melakukan kajian opsi pembangunan jembatan sementara agar aktivitas dan mobilitas masyarakat tetap dapat berjalan.

“Kami pastikan penanganan jembatan ini akan dilaksanakan tahun ini, sehingga mobilitas masyarakat tidak terhambat dan aktivitas perekonomian di kedua wilayah bisa kembali normal,” ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Tabanan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama saat curah hujan tinggi, serta mematuhi rambu dan arahan petugas demi keselamatan bersama. (*)

 

 

Editor : I Made Mertawan
#petang #jalan putus #luwus #tabanan