Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Hijrah Ke PSI, Golkar Pastikan Wayan Suyasa Telah Mengundurkan Diri

Putu Resa Kertawedangga • Selasa, 20 Januari 2026 | 16:11 WIB

I Wayan Suyasa yang kini telah hijrah ke PSI.
I Wayan Suyasa yang kini telah hijrah ke PSI.

BALIEXPRESS.ID - Mantan Ketua DPD Partai Golkar Badung, I Wayan Suyasa, kini dipastikan telah bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Sejumlah foto dan video dirinya berseragam partai berlambang gajah ini pun telah beredar di media sosial.

Kepergiannya dari Golkar pun masih menjadi tanda tanya, terlebih Suyasa mampu meningkatkan kursi di DPRD Badung.

Baca Juga: Darmasaba Raih Juara I Lomba Administrasi Tata Kelola Pemerintahan Desa Tingkat Nasional

Hal ini pun ditanggapi oleh Ketua DPD Golkar Badung, Anak Agung Ketut Agus Nadi Putra, Selasa (20/1).

Terrnyata ‘hijrahnya’ Suyasa telah resmi dilakukan setelah mengundurkan diri dari Partai Golkar.

Menurut politisi yang akrab disapa Turah Tut, Suyasa telah mengajukan pengunduran diri pada 18 November 2025.

Baca Juga: Wayan Suyasa Masuk PSI, Nahkodai DPW Bali dan Bidik Posisi Empat Besar pada 2029

Bahkan telah diberikan SK pengunduran diri.

“Beliau sudah menyerahkan surat pengunduran diri tertanggal 18 November 2025. SK-nya juga terbit tanggal itu,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (20/1).

Politisi asal Kerobokan ini menyebutkan, proses pengunduran diri Suyasa dari Golkar sejatinya telah rampung sejak dua bulan lalu.

Baca Juga: Kerjasama Lintas Sektoral, Penyuluh Agama Gelar Pembinaan Calon Pengantin di Desa Belega

Bahkan sekitar dua minggu lalu, Suyasa sempat datang menemui jajaran internal Golkar Badung untuk memberikan klarifikasi langsung.

“Beliau datang dan menyampaikan secara langsung bahwa benar sudah mengundurkan diri sebagai kader Partai Golkar. Jadi ini bukan hal yang mendadak,” tegasnya.

Turah Tut pun menerangkan, tidak mempermasalahkan langkah politik Suyasa yang akan memimpin DPW PSI Bali.

Terlebih keputusan pindah partai merupakan hak politik pribadi yang tidak bisa diintervensi oleh partai.

“Kalau beliau menentukan sikap politiknya untuk bergabung ke PSI, itu sah-sah saja. Itu hak politik pribadi beliau,” paparnya.

Sementara Wayan Suyasa yang dihubungi terpisah enggan berkomentar banyak.

“Nanti tiyang (saya) akan berstatemen terkait hal ini, tunggu saja,” ucapnya. (*)

Editor : Putu Resa Kertawedangga
#Wayan Suyasa #psi #Golkar