Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Catat Syaratnya! Lomba Ogoh-Ogoh Tabanan 2026 Siapkan Total Hadiah Ratusan Juta

IGA Kusuma Yoni • Senin, 26 Januari 2026 | 07:58 WIB
Festival Ogoh-Ogoh di Tabanan menjadi salah satu festival yang ditunggu oleh masyarakat Tabanan. Tahun 2026 kembali digelar dengan total hadiah ratusan juta rupiah.
Festival Ogoh-Ogoh di Tabanan menjadi salah satu festival yang ditunggu oleh masyarakat Tabanan. Tahun 2026 kembali digelar dengan total hadiah ratusan juta rupiah.

BALIEXPRESS.ID- Festival Ogoh-Ogoh Singasana III Tahun 2026 akan kembali digelar oleh Pemkab Tabanan pada  Maret mendatang.

Festival kali ini yang mengusung tema “Nyomya Butha Kala Nyanggra Nawa Warsa I Caka 1948 Nyujur Paduraksa Jayaning Singasana”.

Festival yang juga dilombakan tahun ini, Pemkab Tabanan sudah menyiapkan total hadiah puluhan juta rupiah untuk para pemenang.

Juara I berhak menerima Rp50 juta, Juara II Rp40 juta, dan Juara III Rp30 juta.

Kepala Disbud Tabanan, I Made Subagia menjelaskan bahwa festival ini merupakan bentuk penghargaan bagi kreativitas pemuda dalam melestarikan adat dan tradisi serta menjadi bentuk apresiasi terhadap kreativitas Sekaa Teruna di Kabupaten Tabanan.

“Pemkab Tabanan kembali menggelar Festival Ogoh-Ogoh Singasana III. Dalam festival ini, para peserta diwajibkan melakukan pendaftaran secara daring paling lambat 27 Februari 2026,” jelasnya Minggu (25/1/2026).

Terkait kriteria, Subagia menjelaskan jika dalam lomba ogoh-ogoh ini, pihak panitia mewajibkan jika karya ogoh-ogoh yang ikut lomba merupakan ciptaan baru dan murni hasil karya mandiri kelompok.

Selain itu, karya-karya tersebut juga wajib menggunakan bahan ramah lingkungan tanpa plastik atau styrofoam.

Setiap ogoh-ogoh yang ikut lomba harus memiliki tinggi 3–4 meter dan lebar maksimal 4 x 4,5 meter.

Untuk tema, sesuai dikatakan subagia juga sesuai dengan Sastra Agama Hindu, menampilkan wujud Kala (Rudra Rupa), serta bebas dari unsur SARA, pornografi, dan politik.

Proses penilaian dilakukan tim juri melalui kunjungan lapangan dan pemantauan media sosial.

“Proses penilaian akan dimulai 28 Februari hingga 5 Maret 2026. Sepuluh pemenang dari masing-masing kecamatan akan maju ke tingkat kabupaten dan menerima dukungan dana untuk kepesertaan,” lanjutnya.

Puncak festival akan digelar di seputar GWS Tabanan pada 13–15 Maret 2026. Pawai ogoh-ogoh dewasa dijadwalkan pada Minggu 15 Maret pukul 16.00 Wita menuju panggung kehormatan di selatan Gedung Kesenian I Ketut Marya.

“Selain pemenang, Pemkab sudah menyiapkan penghargaan juara harapan dan kategori penyemangat sebagai bentuk dukungan berkelanjutan terhadap seni budaya lokal,” tambah Subagia. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#lomba ogoh-ogoh #ramah lingkungan #tabanan