BALIEXPRESS.ID - Musibah tanah longsor terjadi di kawasan Ceking, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Rabu sore (28/1). Tebing di sepanjang ruas Jalan Raya Ceking tiba-tiba longsor sekitar pukul 17.10 Wita, menutup sebagian badan jalan dengan material tanah dan batu.
Peristiwa tersebut sempat menimbulkan kepanikan pengguna jalan, terlebih karena satu unit mobil minibus berwarna silver yang sedang melintas tertimpa material longsoran. Akibat kejadian itu, akses utama penghubung Gianyar–Kintamani mengalami gangguan dan arus lalu lintas tersendat selama proses penanganan berlangsung.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Gianyar, Ida Bagus Putu Suamba, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia memastikan bahwa tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian longsor yang terjadi menjelang malam itu.
“Tidak ada korban dalam peristiwa ini. Begitu menerima laporan, petugas langsung kami kerahkan ke lokasi kejadian,” ujar Ida Bagus Putu Suamba saat dikonfirmasi.
Untuk mempercepat proses evakuasi, BPBD Gianyar mengerahkan alat berat dengan dukungan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU PR) Provinsi Bali. Alat berat tersebut berasal dari wilayah Kintamani, Kabupaten Bangli, yang memang bersiaga menghadapi potensi bencana di kawasan rawan longsor.
Proses pembersihan material longsor serta evakuasi kendaraan yang tertimbun masih berlangsung sampai sekitar pukul 20.25 Wita, bahkan ada longsor susulan. Sementara itu, arus lalu lintas sementara diarahkan ke jalan alternatif.*
Editor : Putu Agus Adegrantika