Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Percikan Dupa Diduga Jadi Pemicu Kebakaran Rumah di Busungbiu Buleleng  

Dian Suryantini • Rabu, 11 Februari 2026 | 08:16 WIB
Rumah warga yang terbakar di Desa Kedis, Kecamatan Busungbiu, Buleleng, Selasa (10/2/2026).
Rumah warga yang terbakar di Desa Kedis, Kecamatan Busungbiu, Buleleng, Selasa (10/2/2026).

BALIEXPRESS.ID  – Sebuah rumah di Desa Kedis, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng terbakar, Selasa (10/2/2026).

Api yang membesar dan melalap bangunan menghanguskan rumah beserta isinya sekitar pukul 01.20 Wita.

Rumah tersebut diketahui milik Komang Febrianto, 42, warga Banjar Dinas Kanginan, Desa Kekeran, Kecamatan Busungbiu.

Peristiwa kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang tetangga yang melihat api sudah membesar dari bagian dalam rumah korban.

Tanpa menunggu lama, warga segera memberi tahu pemilik rumah dan mengerahkan bantuan seadanya untuk memadamkan api.

Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa laporan awal diterima dari Polsek Busungbiu.

“Kejadiannya sekitar pukul 01.20 Wita. Ada tetangga yang melihat api sudah membesar di rumah korban, kemudian memberitahukan kepada korban sekaligus meminta bantuan warga sekitar untuk memadamkan api dengan peralatan seadanya,” jelasnya.

Upaya warga sempat menahan laju api, namun kobaran yang cepat membesar membuat api sulit dikendalikan.

Material rumah yang mudah terbakar mempercepat penyebaran si jago merah ke seluruh bagian bangunan.

Satu unit mobil pemadam kebakaran dari Pos Damkar Seririt akhirnya tiba di lokasi sekitar pukul 02.30 Wita.

Petugas berjibaku selama kurang lebih setengah jam sebelum api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 03.00 Wita.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian material yang ditimbulkan cukup besar.

Polisi memperkirakan total kerugian mencapai sekitar Rp150 juta. Sejumlah barang berharga milik korban ikut terbakar, di antaranya dua unit kulkas, dua unit spring bed, televisi, kompor gas, speaker aktif, dispenser, kipas angin, serta perhiasan.

Tak hanya itu, berbagai dokumen penting seperti akta kelahiran, akta perkawinan, kartu keluarga, BPKB sepeda motor, hingga ijazah juga dilaporkan hangus.

Berdasarkan keterangan saksi dan hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, kebakaran diduga dipicu oleh percikan bara api dari dupa yang digunakan korban saat melakukan persembahyangan di dalam rumah.

Bara tersebut diduga jatuh ke atas tempat tidur dan perlahan memicu api sebelum akhirnya membesar tanpa disadari.

 “Diduga bara api dupa jatuh ke tempat tidur sehingga memicu kebakaran. Namun demikian, penyebab pasti masih dalam pendalaman,” tambah Yohana.

 Pihak kepolisian pun mengimbau masyarakat agar memastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan ruangan, serta menempatkan sarana persembahyangan jauh dari bahan yang mudah terbakar. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#percikan dupa #kebakaran #buleleng