BALIEXPRESS.ID - Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-238 Kota Denpasar, Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPKP) setempat menyelenggarakan kegiatan Susur Mangrove dan aksi bersih pesisir.
Kegiatan ini menyasar wilayah Desa Pemogan, tepatnya di kawasan mangrove Estuari DAM Batu Lumbang, Kamis (19/2).
Dalam aksi bersih-bersih sampah plastik ini, sekitar 200 peserta yang terdiri dari pelajar SMA/SMK, mahasiswa, komunitas peduli lingkungan, hingga Sekehe Teruna-Teruni se-Kota Denpasar pun ikut memeriahkan.
Aksi ini pun diharapkan dapat menjaga kelestarian hutan Mangrove di Tahura Ngurah Rai.
Kepala DPKP Kota Denpasar, Ida Bagus Mayun Suryawangsa mengatakan, kegiatan ini bukan sekadar seremonial ulang tahun kota, melainkan langkah nyata edukasi lingkungan.
Sebab kegiatan Susur Mangrove ini bertujuan untuk menambah wawasan masyarakat mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan pesisir dan habitat pantai.
“Kami ingin menumbuhkan rasa cinta terhadap lingkungan sejak dini, terutama bagi para pelajar dan remaja agar mereka memahami potensi serta manfaat besar dari habitat pantai kita,” ujar Mayun Suryawangsa.
Pihaknya menyebutkan, aksi digelar untuk mengurangi volume sampah plastik di kawasan hutan mangrove.
Melalui lingkungan yang bersih, diharapkan keberlangsungan hidup biota laut dan fungsi lindung mangrove dapat terjaga secara berkelanjutan.
Pelaksanaan kegiatan ini didasarkan pada sejumlah regulasi, di antaranya UU No. 32 Tahun 2004 tentang Kelautan, Perda No. 6 Tahun 2019 tentang Perlindungan dan Pelestarian Bendega, serta Peraturan Wali Kota Denpasar No. 54 Tahun 2025.
Acara ini pun terselenggara berkat kolaborasi anggaran antara APBD Kota Denpasar Tahun 2026, APBDes Desa Pemogan, serta dukungan penuh dari KUB Segara Gunung Batu Lumbang.
Turut hadir dalam acara tersebut jajaran Forkopimda, perwakilan Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali Penida, serta tokoh masyarakat pesisir lainnya. (*)
Editor : Putu Resa Kertawedangga