Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Hipotermia di Gunung Abang Kintamani, Remaja Asal Ubud Dievakuasi Tim SAR

I Made Mertawan • Minggu, 22 Februari 2026 | 09:17 WIB

Tim SAR mengevakuasi remaja dari Gunung Abang, Kecamatan Kintamani, Sabtu (21/2/2026).
Tim SAR mengevakuasi remaja dari Gunung Abang, Kecamatan Kintamani, Sabtu (21/2/2026).

BALIEXPRESS.ID- Seorang remaja asal Ubud, Kabupaten Gianyar, berinisial NPK, 16, mengalami hipotermia saat turun dari puncak Gunung Abang, Kecamatan Kintamani, Bangli, Sabtu (21/2/2026).

Ia ditemukan tim SAR gabungan dalam kondisi lemas di jalur pendakian pada ketinggian sekitar 1.450 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Remaja perempuan ini sebelumnya mendaki bersama lima rekannya sejak pukul 05.00 Wita.

Pendakian berjalan normal hingga perjalanan turun. Namun setibanya di Pos 2 Pura Andong pada ketinggian sekitar 1.700 mdpl, kondisi fisik korban tiba-tiba menurun.

Ia mengalami kedinginan disertai tubuh lemas sehingga tidak mampu melanjutkan perjalanan.

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan oleh seorang pendaki lain, Nyoman Teja, ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar pada pukul 12.56 Wita.

Menindaklanjuti laporan itu, tujuh personel dari Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem segera dikerahkan menuju lokasi.

Tim SAR juga berkoordinasi dengan Polsek Kintamani, BPBD Bangli, pemandu lokal, serta pihak keluarga korban.

Proses pencarian dimulai sekitar pukul 14.40 Wita. Saat itu, tim menghadapi cuaca gerimis dengan jarak pandang terbatas hanya sekitar 10 meter.

"Pukul 15.40 Wita kami tim SAR gabungan menemukan target di ketinggian 1.450 Mdpl," jelas Putu Handika Bhayangkara, selaku koordinator lapangan

Handika Bhayangkara memastikan korban ditemukan dalam kondisi selamat meskipun mengalami gejala hipotermia. 

Selanjutnya, tim SAR gabungan mengevakuasi korban turun menuju basecamp. Proses evakuasi berjalan lancar dan korban tiba di Pos Pendakian Gunung Abang sekitar pukul 16.15 Wita.

Setibanya di lokasi, korban langsung mendapatkan penanganan medis awal dari petugas Puskesmas Kintamani.

Untuk penanganan lebih lanjut, korban kemudian dirujuk ke Puskesmas Kintamani menggunakan ambulans.

Sementara itu, operasi SAR melibatkan berbagai unsur, di antaranya Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem, Polsek Kintamani, Babinsa dan Bhabinkamtibmas wilayah Abang Songan dan Desa Suter, tenaga medis Puskesmas Kintamani, pemandu lokal, Pokdarwis Abang Erawang, serta rekan dan keluarga korban. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#tim sar #Kintamani #gunung abang #hipotermia