BALIEXPRESS.ID- Sebanyak 10 pasang finalis Jegeg Bagus Gianyar 2026 resmi melaju ke babak advokasi sebagai Duta Pariwisata Kabupaten Gianyar. Ajang tahunan yang menjadi kebanggaan masyarakat ini tidak sekadar memilih figur muda berparas menarik, tetapi juga generasi yang memiliki wawasan budaya, kepedulian sosial, serta komitmen kuat dalam menjaga dan mengembangkan pariwisata daerah.
Ketua Umum Semeton Jegeg Bagus Gianyar, Ni Nyoman Triadi Adnyani, Minggu (22/2) menjelaskan bahwa proses seleksi tahun ini berlangsung ketat dan berlapis. Seleksi dilakukan dua kali dengan tahapan tes tulis yang diikuti peserta dari tujuh kecamatan di Kabupaten Gianyar. Dari seluruh peserta awal yang mendaftar 130 pasang menjadi 20 pasang yang kemudian disaring kembali hingga menyisakan 10 pasang yang akan maju semifinalis dan grandfinal Jegeg Bagus Gianyar Duta Pariwisata 2026.
Tahapan kali ini diawali dengan penyampaian advokasi dari masing-masing finalis jegeg. Dalam sesi ini, para peserta memaparkan gagasan dan program nyata yang akan mereka jalankan jika terpilih nantinya. Salah satu peserta menyampaikan advokasi yang diangkat mengusung tema “Eling”, yakni mengajak generasi muda untuk lebih mengenal, memahami, dan memperkenalkan kebudayaan lokal Gianyar sebagai identitas sekaligus kekuatan utama pariwisata.
Menurut Ni Nyoman Triadi Adnyani, Jegeg Bagus Gianyar memiliki peran strategis sebagai aktor muda dalam menjaga keberlanjutan sektor pariwisata. "Tidak hanya mempromosikan destinasi, mereka juga diharapkan mampu memberdayakan masyarakat, khususnya perempuan, melalui seni tari Bali dan potensi budaya lainnya yang menjadi daya tarik wisata unggulan Kabupaten Gianyar, " paparnya.
Kabupaten Gianyar sendiri dikenal sebagai pusat seni dan budaya Bali, dengan kekayaan seni tari yang mendunia serta beragam potensi sumber daya manusia yang melimpah. Karena itu, ajang ini diharapkan mampu melahirkan duta yang tidak hanya cerdas dan berpenampilan menarik, tetapi juga memiliki visi kuat dalam menjaga budaya, meningkatkan kualitas SDM, serta mendorong pariwisata berbasis kearifan lokal.
"Peserta Jegeg Bagus Gianyar 2026 berasal dari kalangan pelajar SMA dan mahasiswa berusia di bawah 24 tahun yang berdomisili di Gianyar. Kriteria ini dimaksudkan untuk memberikan ruang kepada generasi muda daerah agar tampil sebagai wajah pariwisata sekaligus agen perubahan di tengah dinamika perkembangan zaman," papar Triadi.
Dari 10 pasang finalis yang tersisa, nantinya akan dipilih lima besar terbaik pada malam final. Mereka yang terpilih diharapkan mampu menjadi representasi Gianyar dalam berbagai ajang promosi pariwisata, sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata dan kebudayaan yang menjadi identitas kuat Bumi Seni tersebut.*
Editor : Putu Agus Adegrantika