Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kebakaran Rumah di Baler Bale Agung Jembrana, Dua Unit Sepeda Motor Ikut Hangus

I Gde Riantory Warmadewa • Jumat, 6 Maret 2026 | 08:08 WIB

 

Penanganan kebakaran rumah warga di Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara, Jembrana, Kamis (5/3/2026)
Penanganan kebakaran rumah warga di Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara, Jembrana, Kamis (5/3/2026)

BALIEXPRESS.ID- Sebuah rumah milik warga di Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana ludes dilalap si jago merah pada Kamis (5/3/2026) dini hari.

Kebakaran rumah milik Ni Luh Sri Budi,55, tersebut diduga dipicu oleh korsleting arus listrik.

Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 04.00 Wita dan dengan cepat membesar hingga melalap sebagian besar bangunan rumah.

Menurut informasi yang dihimpun di lokasi, api pertama kali diduga muncul dari instalasi listrik yang mengalami korsleting.

Dalam waktu singkat, kobaran api langsung membesar dan menghanguskan bangunan rumah.

Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Jembrana, I Kadek Rita Budhi Atmaja, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian dari BPBD Jembrana dan segera mengerahkan tim pemadam kebakaran ke lokasi.

“Dugaan sementara penyebab kebakaran akibat korsleting arus listrik. Proses pemadaman berlangsung kurang lebih satu jam. Waktu tempuh ke lokasi sekitar tiga menit,” ungkapnya.

Akibat kejadian tersebut, rumah berukuran sekitar 5 meter x 8 meter yang terdiri dari dua kamar tidur dan satu ruang tamu mengalami kerusakan berat.

Selain bangunan rumah, sejumlah barang berharga juga ikut hangus terbakar, di antaranya satu unit televisi, satu lemari kaca tempat perabotan sembahyang, satu lemari pakaian.

Selain itu dua unit mesin jahit, serta dua unit sepeda motor yakni Yamaha Fino dan Yamaha Stylo.

Total kerugian akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp100 juta.

Dalam upaya pemadaman, petugas menerjunkan empat armada pemadam kebakaran, yakni armada Altora, Hino penembak, tangki merah, dan tangki silver.

Petugas menghabiskan sekitar 13.000 liter air atau setara dua tangki air untuk memadamkan api hingga benar-benar terkendali.

Dalam peristiwa kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa. Saat kejadian berlangsung, rumah dalam kondisi kosong sehingga tidak menimbulkan korban luka maupun meninggal dunia.

Petugas pemadam kebakaran juga mengimbau masyarakat agar rutin melakukan pengecekan instalasi listrik di rumah masing-masing untuk menghindari potensi kebakaran akibat korsleting. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#korsleting listrik #kebakaran #jembrana