BALIEXPRESS.ID – Pemerintah Desa Sukawana, Kecamatan Kintamani, Bangli meminta bantuan dua unit mesin senso ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangli.
Permintaan itu diajukan untuk mempercepat penanganan pohon tumbang yang kerap terjadi saat musim hujan disertai angin kencang.
Perbekel Sukawana I Wayan Mister mengatakan, desanya berada di kawasan hutan dengan banyak pohon besar yang tumbuh di pinggir jalan.
Kondisi tersebut membuat wilayahnya rawan terjadi pohon tumbang, terutama saat cuaca ekstrem.
“Musibah kan tidak bisa diprediksi. Kalau sudah hujan disertai angin kencang pasti ada kejadian pohon tumbang,” ujar Mister.
Menurutnya, banyak pohon di wilayah tersebut merupakan pohon dilindungi, sehingga tidak bisa ditebang sembarangan.
Saat terjadi pohon tumbang yang melintang di jalan, warga harus segera melakukan penanganan agar akses tidak terganggu.
Mister mengaku pernah membawa sendiri mesin senso kecil saat terjadi pohon tumbang yang menutup badan jalan, namun kondisi itu dinilai tidak efektif.
Oleh karena itu, pihaknya berharap BPBD Bangli dapat membantu menyediakan dua unit mesin senso.
Nantinya, mesin senso akan ditempatkan di kantor desa. Dengan demikian, ketika terjadi kejadian pohon tumbang, peralatan bisa langsung digunakan oleh warga atau petugas.
“Jadi kalau ada pohon tumbang bisa lebih cepat ditangani,” jelasnya.
Ia menambahkan, pemerintah desa belum bisa menganggarkan pengadaan mesin senso dari dana desa karena keterbatasan anggaran.
Sementara itu, potensi bencana pohon tumbang cukup sering terjadi, terutama pada periode Desember hingga Maret saat intensitas hujan tinggi disertai angin kencang.
“Kalau ada bantuan senso, bisa disimpan di kantor desa. Kalau ada kejadian bisa langsung diambil di sana. Untuk mencari tukang senso tidak sulit,” kata kepada Bali Express (Jawa Pos Group). (*)
Editor : I Made Mertawan