BALIEXPRESS.ID - Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Manajemen dan Yayasan Baitul Maal (YBM) PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Bali kembali menggelar kegiatan Safari Ramadan dengan mengusung tema “Nyalakan Energi Baru untuk Semangat Ramadan Penuh Keberkahan”.
Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Gianyar pada Kamis (5/3) lalu dan dihadiri oleh puluhan penerima manfaat dari kalangan anak yatim dan kaum dhuafa.
Safari Ramadan ini merupakan wujud kepedulian sosial PLN kepada masyarakat sekitar, khususnya mereka yang membutuhkan. Dalam kegiatan tersebut, PLN menyalurkan bantuan kepada 10 anak yatim dari Panti Asuhan YAPPENATIM (Yayasan Penolong Pendidikan Anak Yatim dan Miskin) serta 10 kaum dhuafa yang berasal dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gianyar.
Baca Juga: Polres Gianyar Gelar “Minggu Kasih” dan Salurkan Bansos di Masjid Nurul Yaqin Blahbatuh
General Manager PLN UID Bali, Eric Rossi Priyo Nugroho, menyampaikan bahwa Safari Ramadan merupakan bagian dari komitmen PLN untuk terus hadir di tengah masyarakat. Tidak hanya sebagai penyedia energi listrik yang andal tetapi juga sebagai perusahaan yang peduli terhadap kesejahteraan sosial.
“Kami percaya bahwa energi tidak hanya tentang listrik yang menerangi rumah-rumah masyarakat, tetapi juga tentang energi kebaikan yang dapat menghadirkan harapan dan kebahagiaan bagi sesama. Melalui Safari Ramadan ini, PLN ingin berbagi keberkahan dan mempererat hubungan dengan masyarakat,” ujar Eric.
Sementara itu, Manager PLN UP3 Bali Timur, Imadya Nareswari, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum bagi insan PLN untuk menumbuhkan semangat berbagi serta memperkuat kepedulian sosial di bulan suci Ramadan.
“Melalui kegiatan ini kami berharap dapat menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim dan kaum dhuafa serta mempererat tali silaturahmi antara PLN dengan masyarakat. Semoga bantuan yang diberikan dapat membawa manfaat dan keberkahan bagi semua,” ungkap Imadya. *
Editor : Putu Agus Adegrantika