BALIEXPRESS.ID –Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buleleng terus melakukan upaya pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat yang mengalami keterbatasan pasokan air di wilayah Kecamatan Banjar.
Pada Senin (9/3/2026), BPBD Buleleng kembali menyalurkan bantuan air bersih di sejumlah desa yang mengalami kekurangan ketersediaan air sebagai langkah membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air untuk keperluan sehari-hari.
Kepala BPBD Buleleng, I Gede Suyasa, mengatakan bahwa penyaluran air bersih dilakukan menindaklanjuti permintaan dari pemerintah desa serta laporan masyarakat terkait keterbatasan ketersediaan air bersih di beberapa wilayah.
Salah satu penyaluran dilakukan di Desa Tirtasari, Kecamatan Banjar, setelah adanya permintaan tambahan dari Perbekel Desa Tirtasari.
Bantuan tersebut disalurkan kepada warga di Dusun Dangin Margi yang dihuni sekitar 857 jiwa, serta Dusun Dauh Margi dengan jumlah penduduk 359 kepala keluarga atau sekitar 1.073 jiwa.
“Untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di Desa Tirtasari, kami telah menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 5.000 liter,” ujar Suyasa.
Selain di Desa Tirtasari, penyaluran air bersih juga kembali dilaksanakan di Desa Banjar Tegeha, Kecamatan Banjar, yang juga masih mengalami keterbatasan ketersediaan air bersih.
Kegiatan distribusi air bersih tersebut dilaksanakan di tiga wilayah dusun, yakni Dusun Tengah, Dusun Abian, dan Dusun Tangeb.
Dalam kegiatan tersebut, BPBD Buleleng menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 35.000 liter kepada masyarakat setempat.
Tim BPBD menyalurkan air menggunakan mobil tangki yang kemudian dimanfaatkan warga dengan menampung air di berbagai wadah seperti jerigen, drum, hingga bak penampungan yang telah disiapkan di masing-masing dusun.
Suyasa menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk respons cepat pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat yang masih kesulitan mendapatkan air bersih.
“Penyaluran ini merupakan bagian dari upaya kami untuk membantu masyarakat yang terdampak keterbatasan air bersih. Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah desa agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi,” jelasnya.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan kebutuhan air bersih masyarakat di wilayah Kecamatan Banjar, khususnya di Desa Tirtasari dan Desa Banjar Tegeha, dapat terpenuhi sementara waktu sambil menunggu kondisi pasokan air kembali normal. (*)
Editor : I Made Mertawan