Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Tutup Jegeg Bungan Desa 2026, Bupati Adi Arnawa Apresiasi Kreativitas Pemuda

Putu Resa Kertawedangga • Senin, 23 Maret 2026 | 18:13 WIB
Bupati Adi Arnawa saat menutup perlombaan Jegeg Bungan Desa 2026 serangkaian Festival Seni Budaya XIV Desa Adat Kuta di Open Stage Majelangu, Pura Segara Kuta, Sabtu (21/3). (PROKOMPIM SETDA BADUNG FOR BALI EXPRESS)
Bupati Adi Arnawa saat menutup perlombaan Jegeg Bungan Desa 2026 serangkaian Festival Seni Budaya XIV Desa Adat Kuta di Open Stage Majelangu, Pura Segara Kuta, Sabtu (21/3). (PROKOMPIM SETDA BADUNG FOR BALI EXPRESS)

BALIEXPRESS.ID - Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, secara resmi menutup perlombaan Jegeg Bungan Desa 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian Festival Seni Budaya XIV Desa Adat Kuta.

Prosesi penutupan ditandai dengan peniupan Sungu di Open Stage Majelangu, Pura Segara Kuta, Sabtu (21/3).

Dalam acara tersebut, turut hadir Ketua DPRD Badung I Gst Anom Gumanti, Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, anggota DPRD Badung I Nyoman Graha Wicaksana, Ketua Gatriwara Badung Nyonya Ayu Trisna Anom Gumanti, Camat Kuta D. Ngurah Bayudewa, unsur Tripika Kecamatan Kuta, Lurah Kuta I Putu Dedik Adi Ardiana, Bendesa Adat Kuta I Komang Alit Ardana, serta tokoh masyarakat setempat.

Baca Juga: Pj Perbekel Sayan Apresiasi Nyepi Kondusif, Ogoh-Ogoh “Sang Kala Asu Dasong” Jadi Sorotan Filosofis

Sebagai bentuk apresiasi nyata terhadap pelestarian seni dan budaya di wilayah Kuta, Bupati Adi Arnawa menyerahkan bantuan dana motivasi sebesar Rp 50 juta.

Bupati Adi Arnawa menyampaikan apresiasi mendalam atas konsistensi Desa Adat Kuta dalam menyelenggarakan festival tahunan ini.

“Atas nama pribadi dan Pemkab Badung, saya sangat mengapresiasi penyelenggaraan Festival Seni Budaya XIV Desa Adat Kuta serta Lomba Jegeg Bungan Desa 2026. Tema 'Samudramanthana' ini merupakan wujud kreativitas dan kecintaan masyarakat terhadap warisan budaya bangsa yang adiluhur," ungkapnya.

Baca Juga: Arus Mudik Nyepi dan Idulfitri, Pos Pelayanan Masceti Gianyar Ditinjau Kapolda Bali

Ia menambahkan, mengingat pariwisata Badung berbasis budaya, kegiatan ini adalah implementasi pariwisata berkelanjutan.

Melalui ajang ini, diharapkan generasi muda dapat memberi pengaruh positif serta menjadi pelopor yang peduli akan keberlanjutan pariwisata di Kabupaten Badung.

Dirinya pun menegaskan, pemerintah berkomitmen penuh untuk terus mendampingi kreativitas masyarakat, termasuk memberikan reward bagi mereka yang berprestasi.

Baca Juga: Respon Cepat Layanan 110, Pamapta Polres Gianyar Tangani Pengaduan Ancaman Sajam

“Pemerintah Kabupaten Badung berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan seni dan budaya. Bagi masyarakat yang mampu mengharumkan nama daerah hingga tingkat provinsi maupun nasional, akan diberikan penghargaan berupa insentif sebagai bentuk motivasi agar terus berkarya lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, Bendesa Adat Kuta, I Komang Alit Ardana menyatakan, seluruh rangkaian kegiatan termasuk perayaan Hari Suci Nyepi di wilayah Kuta berjalan dengan tertib, aman, dan tanpa pelanggaran.

Hal ini menjadi bukti tingginya kesadaran masyarakat dalam menjalankan Catur Brata Penyepian.

Kemudian Festival Seni Budaya ke-XIV, disebutkann telah berlangsung sejak 7 Maret 2026 dengan berbagai perlombaan dan kegiatan budaya, yang puncaknya ditandai dengan penutupan Lomba Jegeg Bungan Desa.

“Samudramanthana ini terinspirasi dari konsep yang melambangkan proses perjuangan, kerjasama serta usaha yang dilakukan secara bersama-sama untuk mencapai keseimbangan dan keharmonisan kehidupan, samudra menjadi simbul-simbul kehidupan sekaligus menjadi inspirasi dalam berkarya, berproses dan berimplementasi," ucapnya. (*)

Editor : Putu Resa Kertawedangga
#jegeg #Adi Arnawa #kuta