Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kemenag Gianyar Gelar Kegiatan Ekoteologi di Widyala UWK Magadha, Tampaksiring

Putu Agus Adegrantika • Jumat, 27 Maret 2026 | 14:47 WIB
EKOTEOLOGI : Kemenag Gianyar dan Widyala UWK Magadha, Tampaksiring gelar kegiatan ekoteologi, Jumat (27/3).
EKOTEOLOGI : Kemenag Gianyar dan Widyala UWK Magadha, Tampaksiring gelar kegiatan ekoteologi, Jumat (27/3).

BALIEXPRESS.ID - Kegiatan kerja bakti bersih lingkungan di Utama Widyalaya Kejuruan (UWK) Magadha, Tampaksiring, Jumat (27/3), menjadi wujud nyata implementasi ajaran ekoteologi dalam kehidupan sehari-hari. Aksi ini juga menggandeng Kementerian Agama Kabupaten Gianyar, yang dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Pendidikan Agama Hindu Kementerian Agama Kabupaten Gianyar, I Nyoman Mudana, bersama jajaran pengawas dan PLO Pendidikan Hindu.

I Nyoman Mudana menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kerja bakti biasa, melainkan bagian dari implementasi Program Ekoteologi yang tengah digaungkan Kementerian Agama. "Program ini mengajak umat Hindu untuk lebih sadar akan pentingnya menjaga alam sebagai bagian dari praktik keagamaan, " jelasnya.

Baca Juga: Terapkan Pola Hidup Sehat, Lansia di Desa Sayan Dilatih Yoga

Menurut Mudana, ajaran Hindu sejak lama telah menekankan keseimbangan hubungan antara manusia dengan alam. Melalui kegiatan sederhana seperti bersih lingkungan, nilai-nilai tersebut diharapkan dapat diwujudkan secara konkret dalam kehidupan sehari-hari.
"Suasana gotong royong yang tercipta dalam kegiatan ini juga mencerminkan kuatnya nilai kebersamaan di lingkungan pendidikan. Seluruh peserta terlihat antusias, saling membantu, dan berkolaborasi demi menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman, " ungkapnya.

Lebih lanjut, Mudana menyampaikan bahwa kegiatan semacam ini penting untuk menanamkan kesadaran kolektif, khususnya di lingkungan pendidikan. Generasi muda diharapkan mampu memahami bahwa menjaga lingkungan adalah bagian dari tanggung jawab moral dan spiritual.

Ia juga menambahkan, melalui Program Ekoteologi, Kementerian Agama ingin mendorong terciptanya harmoni yang selaras antara manusia, alam, dan Tuhan. "Konsep ini sejalan dengan filosofi Tri Hita Karana yang menjadi dasar kehidupan masyarakat Bali, " tegasnya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan semangat menjaga kelestarian lingkungan dapat terus tumbuh dan menjadi budaya yang berkelanjutan. Tidak hanya di lingkungan pendidikan, tetapi juga meluas ke masyarakat, sebagai wujud nyata pengamalan nilai-nilai ajaran Hindu dalam menjaga keseimbangan alam. *

Editor : Putu Agus Adegrantika
#ditjen bimas hindu #Widyalaya #Kemenag Gianyar