Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pimpin Korve di Pantai Kelan, Bagus Alit Sucipta Tekankan Pengolahan Sampah Berbasis Sumber

Putu Resa Kertawedangga • Jumat, 27 Maret 2026 | 16:19 WIB
Wabup Bagus Alit Sucipta saat hadiri aksi bersih-bersih pantai di kawasan Pantai Kelan, Kuta, Badung, Jumat (27/3). (Istimewa)
Wabup Bagus Alit Sucipta saat hadiri aksi bersih-bersih pantai di kawasan Pantai Kelan, Kuta, Badung, Jumat (27/3). (Istimewa)

BALIEXPRESS.ID - Pemkab Badung kembali menggelar Korve aksi bersih-bersih sampah pantai.

Kali ini kegiatan yang dipimpin oleh Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta, didampingi Nyonya Yunita Alit Sucipta, dilaksanakan di Pantai Kelan, Kelurahan Tuban, Kecamatan Kuta, Jumat (27/3).

Kegiatan bersih-bersih ini pun dilakukan dalam rangka memperingati Hari Air Sedunia tahun 2026.

Baca Juga: Percepat Pengelolaan Sampah, DLHK Kumpulkan Cleaning Service Di Puspem Badung

Wabup Bagus Alit Sucipta juga menyerahkan secara simbolis bantuan 30 unit tong komposter kepada para Lurah se-Kecamatan Kuta.

Bantuan ini merupakan Program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP) CSR dari RS Kasih Ibu, sebagai upaya mendorong pengelolaan sampah organik di tingkat sumber.

Alit Sucipta menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah, stakeholder, dan masyarakat yang telah melaksanakan aksi kebersihan serentak di pesisir pantai Badung.

Baca Juga: PARAH! Sekuriti Rudapaksa Bule Australia di Toilet Tempat Hiburan Malam Seminyak

Ia menegaskan peringatan Hari Air Sedunia yang jatuh setiap 22 Maret menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran akan pengelolaan sumber daya air secara berkelanjutan dan inklusif.

“Persoalan sampah tidak akan pernah selesai jika kita hanya berfokus pada pembersihan di hilir. Oleh karena itu, mulai 1 April 2026, tidak boleh lagi ada sampah organik yang dibawa ke TPA Suwung. Sampah organik wajib diselesaikan dari sumbernya,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menginstruksikan kepada seluruh jajaran pemerintah daerah, mulai dari Camat, Perbekel/Lurah hingga Bendesa Adat, untuk mengoptimalkan pengelolaan sampah berbasis sumber.

Baca Juga: Tergoda Kecantikan, Karyawan Hotel di Canggu Lecehkan Turis Tiongkok

Menurutnya, kebersihan dan kelestarian lingkungan merupakan pondasi utama sektor pariwisata di Kabupaten Badung.

Oleh karena itu, lingkungan yang bersih dan lestari harus terus dijaga sebagai warisan bagi generasi mendatang.

“Aksi hari ini diharapkan menjadi budaya dan gaya hidup masyarakat, dengan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat sebagai kunci mewujudkan Badung yang bersih, indah, dan berkelanjutan,” jelasnya. (*)

Editor : Putu Resa Kertawedangga
#pantai kelan #bagus alit sucipta #sampah