Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Truk TNI Terlibat Kecelakaan di Baturiti Tabanan, Pengendara Motor Meninggal

IGA Kusuma Yoni • Kamis, 16 April 2026 | 06:55 WIB
Ilustrasi kecelakaan lalu lintas.
Ilustrasi kecelakaan lalu lintas.

BALIEXPRESS.ID- Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk dinas TNI milik Kodam IX/Udayana dengan sepeda motor yang dikendarai oleh masyarakat sipil terjadi di Jalan Denpasar–Singaraja, kawasan Banjar Belah, Desa Luwus, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan.

Korban yang merupakan pengendara sepeda motor bernama Putu Krisnawan, 21, tewas, karena mengalami cedera kepala berat.

Sebelum menghembuskan napas terakhir, ia sempat dirawat di Rumah Sakit Semara Ratih di Desa Luwus.

Baca Juga: Percobaan Pencurian di Pura Dalem Buahan Tabanan, Pelaku Kabur Pakai Vario Knalpot Brong

Keterbatasan peralatan di rumah sakit setempat membuat korban harus dirujuk ke Rumah Sakit Singasana Tabanan, namun korban tak tertolong.

Direktur Rumah Sakit (RS) Singasana, dr I Wayan Dody Setiawan, ketika dikonfirmasi Rabu sore, membenarkan jika korban kecelakaan atas nama Putu Krisnawan dibawa ke RS Singasana pada hari Jumat lalu.

“Namun pasien tidak sempat kami tangani di RS Singasana, karena pasien sampun meninggal di RS Semara Ratih. Jadi kami di RSUD Singasana hanya menerima penitipan jenazah pasien tersebut,” jelasnya.

Baca Juga: Sembilan Dapur MBG di Bangli Tutup Sementara, Ribuan Siswa Terdampak

Untuk saat ini dijelaskan dr. Dody, jenazah korban sudah dibawa pulang oleh pihak keluarga untuk dilakukan upacara pengabenan.

“Jenazah sudah dibawa pulang oleh pihak keluarga beberapa waktu lalu,” lanjutnya.

Sementara itu, terkait dengan kronologi kecelakaan, Kapendam IX/Udayana, Kolonel Inf Widi Rahman, dalam siaran persnya menjelaskan bahwa truk dinas jenis Hino dengan nomor polisi 8243-IX dikemudikan oleh Pratu Agung Mesyak Napalior Timbola.

Pengemudi adalah anggota Komplek Dam IX/Udayana, yang saat itu mengantar 18 personel Satgas Pamtas PNG yang berlokasi di Singaraja.

Saat sampai di Desa Luwus, Kendaraan tersebut bertabrakan dengan sepeda motor modifikasi jenis Honda tanpa nomor polisi yang dikendarai korban.

Berdasarkan keterangan saksi di lapangan, kecelakaan terjadi saat kedua kendaraan sama-sama melakukan manuver mendahului kendaraan lain dari arah berlawanan, sehingga mengakibatkan benturan.

“Pengemudi truk sempat berusaha menghindari tabrakan dengan membanting setir, namun kecelakaan tidak dapat dihindari,” ungkap Kolonel Widi Rahman dalam keterangan persnya, Senin (13/4/2026).

Kapendam menegaskan bahwa pihak satuan telah mengambil langkah cepat pascakejadian, antara lain mengamankan lokasi, membantu evakuasi korban, serta berkoordinasi dengan pihak rumah sakit dan keluarga korban.

Sebagai bentuk tanggung jawab moral, Komandan Satuan Komplek Dam IX/Udayana bersama jajaran juga telah melakukan kunjungan duka ke rumah keluarga korban.

Keluarga korban, dalam pertemuan tersebut, menyampaikan telah menerima dan mengikhlaskan kejadian tersebut.

“Kodam IX/Udayana menyampaikan duka cita yang mendalam atas musibah ini. Kami memastikan seluruh proses penanganan dilakukan secara transparan dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Evaluasi internal juga akan dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang,” tambahnya. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#kecelakaan #tni #tabanan