BALIEXPRESS.ID- Satu orang tewas dalam kecelakaan lalu lintas di tanjakan Rendi, jalur Desa Suraberata-Belatungan, wilayah Banjar Dinas Delod Ceking, Desa Lumbung Kauh, Kecamatan Selemadeg Barat, Kabupaten Tabanan, Rabu (15/4/2026).
Kasi Humas Polres Tabanan, AKP Gusti Made Berata, ketika dikonfirmasi Kamis (16/4/2026), membenarkan terjadinya kecelakaan tersebut.
"Kecelakaan terjadi Rabu sore lalu. Kecelakaan melibatkan satu unit sepeda motor dan satu unit kendaraan niaga, jenis truk pengangkut hasil kebun," jelasnya.
Adapun yang terlibat kecelakaan adalah, Isuzu truk warna putih Nopol, W 8523 EC yang dikemudikan oleh Hanifa Prastiko, 31, yang berasal dari Kecamatan Wringinanom Kabupaten Gresik, Jawa Timur, bersama dengan seorang kernet yang bernama Moch. Mardiyanto, 44, yang berasal dari Surabaya, Jawa Timur.
Selanjutnya adalah satu unit sepeda motor Vario yang dikendarai oleh Kadek Dwi Darsawa, 66, yang berasal dari Desa Munduk Temu, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan.
Ia membonceng Kadek Wahyu Dipa Pramana, 10, yang juga beralamat di Desa Munduk.
Baca Juga: Dharma Santi Nyepi Digelar Hari Ini di Art Center, Kenak: Vibrasi Positif untuk Bali
"Adapun korban meninggal dunia adalah korban Kadek Wahyu, karena korban mengalami luka terbuka di bagian kepala sehingga meninggal dunia di TKP. Sedangkan kakeknya, Kadek Dwi Warsawa mengalami luka pada lengan, pundak dan kaki kanannya," terangnya.
Sebelum kecelakaam terjadi, sepeda motor Vario yang dikendarai oleh Kadek Dwi Warsawa datang dari arah selatan jurusan Suraberata menuju Utara jurusan Belatungan.
Baca Juga: Dua Pemuda Desa Sayan Ubud Sabet Juara Sayembara Desain Logo Maskot Gianyar
Setibanya di TKP dengan kondisi jalan menanjak. tiba-tiba dari arah berlawanan (utara) datang truk yang diduga mengalami rem blong membanting stir ke kanan.
"Akibatnya truk menabrak sepeda motor tersebut dan selanjutnya truk juga menabrak tebing di sisi kanan, hingga menyebabkan bagian depan truk hancur dan pengemudi serta penumpang truk lainnya mengalami luka ringan," tambahnya. (*)
Editor : I Made Mertawan