SINGARAJA, BALI EXPRESS – Kontingen Taekwondo Kabupaten Buleleng kembali menunjukkan tajinya di ajang Walikota Cup XVI Denpasar. Bertanding di GOR UNHI pada 18–19 April 2026, tim Buleleng sukses mengoleksi total 48 medali, terdiri dari 9 emas, 21 perak, dan 18 perunggu. Hasil ini sekaligus menegaskan kekuatan pembinaan atlet muda yang tengah dibangun secara serius.
Sebanyak 55 atlet diturunkan dalam kejuaraan tersebut. Menariknya, mayoritas dari mereka merupakan atlet pemula yang baru mencicipi atmosfer kompetisi. Meski minim pengalaman, para atlet muda ini justru tampil percaya diri dan mampu bersaing dengan kontingen dari berbagai daerah.
Salah satu sorotan datang dari Cheverly Michella Intan, atlet berusia 8 tahun yang berhasil dinobatkan sebagai Atlet Terbaik Pemula Putri. Penampilannya yang impresif menjadi bukti bahwa potensi atlet usia dini Buleleng cukup menjanjikan.
Koordinator pelatih, Putu Budi Yasa, menjelaskan bahwa keikutsertaan banyak atlet pemula bukan tanpa alasan. Ia menilai ajang seperti ini sangat penting untuk menambah jam terbang sekaligus mengasah mental bertanding sejak dini.
“Kami sengaja menurunkan banyak atlet pemula sebagai bagian dari proses regenerasi. Mereka perlu pengalaman agar ke depan lebih siap menghadapi kompetisi yang lebih besar,” ujarnya, Selasa (21/4).
Dalam kejuaraan tersebut, Buleleng mengikuti berbagai kategori, mulai dari Kyurugi prestasi, Kyurugi pemula, hingga Poomsae (seni). Persaingan yang dihadapi pun tidak mudah. Menurut Budi, kekuatan antar tim relatif merata sehingga setiap pertandingan menjadi tantangan tersendiri.
Meski didominasi atlet muda, Buleleng juga menurunkan satu atlet berpengalaman, yakni Wayan Agus Sulitra. Ia tampil di kelas under 54 kilogram kategori prestasi dan berhasil menyumbangkan medali emas. Kehadirannya menjadi penyeimbang sekaligus motivasi bagi atlet lainnya.
Budi menegaskan, capaian ini patut disyukuri, namun tidak boleh membuat para atlet cepat puas. Ia memastikan pembinaan akan terus dilakukan secara berkelanjutan, terutama dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2027, di mana Buleleng akan bertindak sebagai tuan rumah.
“Kami ingin atlet terus berkembang. Hasil ini baru langkah awal. Masih banyak yang perlu ditingkatkan, baik teknik, fisik, maupun mental,” tambahnya.
Apresiasi juga datang dari Ketua Pengkab Taekwondo Indonesia Kabupaten Buleleng, Ida Bagus Surya Bharata. Ia menyampaikan rasa bangga atas pencapaian para atlet, terutama karena prestasi ini diraih melalui proses panjang dan konsisten.
Menurutnya, keberhasilan ini bukan sekadar soal jumlah medali, melainkan hasil dari kerja keras, disiplin, serta sinergi antara atlet, pelatih, dan dukungan orang tua.
“Ini menunjukkan bahwa sistem pembinaan kita berjalan dengan baik. Keikutsertaan di semua kategori, dari pemula hingga senior, menjadi bukti komitmen kita dalam membangun atlet secara berjenjang,” ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga semangat dan konsistensi. Para atlet diharapkan terus berlatih dan menjadikan hasil ini sebagai motivasi untuk meraih prestasi lebih tinggi, baik di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional. ***
Editor : Dian Suryantini