Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Penataan Berlanjut, Pengisian Pasir Ratusan Ribu Meter Kubik Pantai Samigita Dimulai

Putu Resa Kertawedangga • Rabu, 22 April 2026 | 13:26 WIB
Pengisian pasir dalam upaya penataan Pantai Samigita yang dimulai pada Selasa (21/4). (Istimewa)
Pengisian pasir dalam upaya penataan Pantai Samigita yang dimulai pada Selasa (21/4). (Istimewa)

BALIEXPRESS.ID - Penataan Pantai Seminyak, Legian, dan Kuta (Samigita) kini bakal dilanjutkan dengan tahap pengisian pasir (sand nourishment).

Pengisian ini dilakukan pada zona 2 yakni di depan hotel Anvaya hingga Pullman.

Tahapan dengan harapan mengembalikan garis pantai yang tergerus asbrasi ini pun ditargetkan rampung pada Juni 2026.

Baca Juga: TPA Bengkala Kelebihan Kapasitas, Dari 400 Kubik Sampah per Hari, Hanya 12 Persen Tertangani

Kepala SNVT Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA) Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali Penida, I Gede Lanang Sunu Perbawa, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan uji coba pengisian pasir sejak 19 April 2026.

Rencananya pengisian pasir ini pun akan dilanjutkan kembali saat air laut surut.

“Memang rencana mulai dari hari Minggu kita sudah mulai uji coba. Untuk hari ini, kalau sore menunggu air laut surut, pengisian pasir sudah mulai dari sekitar Anvaya hingga ke Hotel Alam Kulkul,” ujar Lanang.

Baca Juga: Cegah Narkoba Sejak Dini, BNNK–Disdikpora Buleleng Terapkan Kurikulum Terintegrasi  

Pihaknya menyebutkan, sebelum pekerjaan berjalan penuh, terlebih dahulu dilakukan sosialisasi kepada pelaku pariwisata di sepanjang pantai.

Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman terkait lokasi pengisian pasir, lingkup pekerjaan, hingga alat berat yang digunakan di lapangan.

“Sehingga aktivitas pariwisata di pinggir pantai bisa menyesuaikan. Harapannya mereka bisa bergeser ke ruas pantai lain yang belum dilakukan pengisian pasir, sehingga proses pekerjaan berjalan lancar,” ungkapnya.

Baca Juga: Keributan di Warung Kamyu Berujung Kekerasan, Polisi Lakukan Penyelidikan

Dalam pelaksanaannya, Lanang menerangkan, pasir akan diambil dari perairan laut Bali menggunakan kapal khusus jenis Trailing Suction Hopper Dredger (TSHD).

Pasir tersebut disedot dan ditampung di lambung kapal, lalu dibawa ke lokasi proyek. Selanjutnya, pasir dicampur air akan dipompa melalui pipa hingga ke bibir pantai.

“Jadi kapal berhenti di titik yang sudah ditentukan di tengah laut, lalu pasir disemprotkan melalui pipa sampai ke pantai. Proses ini dilakukan bertahap per segmen, dari selatan ke utara,” terangnya.

Untuk zona 2 ini, volume pasir yang akan dikirimkan ke bibir pantai, berdasarkan pengukuran terbaru ditargetkan mencapai sekitar 319 ribu meter kubik.

Kondisi abrasi di kawasan ini dinilai paling parah, terutama di bentang dari sekitar tsunami shelter hingga kawasan di depan Beachwalk Mall.

Setelah penambahan pasir, lebar pantai diproyeksikan bertambah sekitar 15 meter untuk area datar.

Sementara bagian kemiringan atau slope dirancang dengan rasio 1:8 dengan lebar mencapai 25 hingga 35 meter dari kondisi saat ini.

“Kalau kondisi sekarang memang sudah cukup parah abrasi di zona 2, sehingga penanganan di sini didahulukan,” tegasnya.

Lebih lanjut ia menambahkan, pengisian pasir di zona 2 ini ditargetkan rampung pada Juni 2026, dengan catatan kondisi cuaca dan teknis di lapangan berjalan lancar.

Setelah itu, proyek akan dilanjutkan ke zona 1 di kawasan Pantai Sekeh dekat runway bandara, kemudian berlanjut ke zona 3. (*)

Editor : Putu Resa Kertawedangga
#samigita #legian #pantai #Penataan #kuta