Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Dialog Dini Hari Rilis “Di Jumah”, Lagu Tentang Rumah dan Ingatan

I Gede Paramasutha • Minggu, 26 April 2026 | 08:41 WIB
Band Dialog Dini Hari. (Bali Express/Istimewa)
Band Dialog Dini Hari. (Bali Express/Istimewa)

BALIEXPRESS.ID – Band indie folk asal Bali, Dialog Dini Hari kembali menyapa pendengarnya dengan merilis single terbaru berjudul “Di Jumah” pada 24 April 2026 di berbagai platform digital.

Lagu berdurasi 4 menit 8 detik ini sebenarnya bukan materi baru bagi penggemar setia mereka.

Namun kali ini, “Di Jumah” hadir dalam versi rekaman yang lebih utuh dan matang, sekaligus menjadi versi definitif yang selama ini dinantikan.

Baca Juga: Kominfosanti Buleleng–BP3MI Bali Perkuat Sinergi, Edukasi PMI Digencarkan

Melalui siaran pers tertulisnya, Dialog Dini Hari menyebutkan single ini dibalut nuansa akustik yang hangat dan sederhana, serta mengangkat makna “rumah” secara lebih luas. 

Bukan sekadar tempat tinggal, tetapi juga ruang emosional yang terbentuk dari ingatan, identitas, dan perjalanan waktu. 

Sentuhan lokal Bali turut memberi warna tersendiri, namun tetap relevan secara universal tentang asal-usul dan tempat untuk kembali. Secara musikal, “Di Jumah” tetap mempertahankan ciri khas Dialog Dini Hari. 

Baca Juga: Panen Seret, Harga Manggis Bali untuk Ekspor Melonjak Tajam hingga Rp80 Ribu

Aransemen minimalis yang tidak terburu-buru menuju klimaks justru menjadi kekuatan utama. "Di Jumah berkembang secara perlahan, mengajak pendengar masuk ke pengalaman yang lebih intim dan reflektif," tulis Dialog Dini Hari, melalui siaran persnya.

Proses rekaman dilakukan di Uma Pohon Studio dengan pendekatan analog menggunakan console Studer 963, yang menghadirkan karakter suara yang lebih dalam sekaligus mempertahankan nuansa “tidak sempurna” yang alami, selaras dengan identitas musikal band ini.

Single ini menjadi lanjutan perjalanan mereka setelah merilis “Bandang” pada Oktober 2025 lalu. Kehadiran “Di Jumah” juga memberi sinyal awal menuju album terbaru yang tengah dipersiapkan, dengan eksplorasi tema ingatan, keterikatan, dan perubahan yang berjalan perlahan.

Dalam proyek ini, seluruh aransemen dan musik digarap oleh Dialog Dini Hari. Lirik ditulis oleh Dadang Pranoto yang juga mengisi vokal dan gitar, bersama Deny Surya (drum), Kristian Dharma (bass), serta Awenghimawan (gitar dan backing vocal).

Sentuhan vokal tambahan diisi oleh Elisa Wettstein, yang juga mengerjakan artwork.

Proses mixing dilakukan oleh Deny Surya, sementara mastering dikerjakan di Lengkung Langit Studio, Denpasar.

Dengan pendekatan yang jujur dan sederhana, “Di Jumah” menjadi pengingat bahwa rumah bukan hanya soal tempat, tetapi juga tentang rasa yang terus hidup dalam ingatan. (*)

Editor : I Gede Paramasutha
#lagu #Rilis #dini hari #dialog