Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Meriah! Preliminary Night Jegeg Bagus Jembrana 2026, Kadis Pariwisata Tekankan Pelestarian Endek

Gede Riantory Warmadewa • Kamis, 30 April 2026 | 13:10 WIB
Kadis Pariwisata Tekankan Pelestarian Endek
Kadis Pariwisata Tekankan Pelestarian Endek

 

BALIEXPRESS.ID- Ajang Pemilihan Jegeg Bagus Jembrana 2026 memasuki tahap Preliminary Night yang digelar meriah pada Rabu (29/4/2026) di Ballroom Jembrana Bahagia. Kegiatan ini menjadi panggung awal bagi para finalis untuk menunjukkan bakat, kepercayaan diri, serta kecintaan terhadap budaya daerah.

 

Acara diawali sejak pukul 16.30 WITA dengan registrasi peserta dan tamu undangan. Memasuki pukul 17.30 WITA, opening ceremony berlangsung khidmat dengan rangkaian pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, hingga laporan panitia.

 

Puncak pembukaan ditandai dengan sambutan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jembrana Anak Agung Sapta Negara, yang sekaligus membuka secara resmi kegiatan Preliminary Night.

 

Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa program pemerintah daerah yang berfokus pada pembangunan manusia, alam, dan budaya dapat diimplementasikan melalui kerja sama yang konsisten antara Semeton Jegeg Bagus Jembrana dengan pemerintah daerah.

 

Ia juga menyoroti makna mendalam dari busana yang ditampilkan dalam fashion show malam tersebut. Menurutnya, kain bukan sekadar busana, melainkan representasi budaya dan identitas.

 

“Malam ini, kain bukan hanya busana. Ia adalah cerita tentang endek dan songket, tentang tangan-tangan perajin yang digerakkan oleh kreativitas, serta warisan leluhur yang kita bawa melangkah ke depan,” ujarnya.

 

Melalui fashion show, pihaknya ingin menunjukkan bahwa budaya Bali tidak akan lekang oleh waktu, bahkan akan semakin bersinar ketika dipadukan dengan kreativitas generasi muda.

 

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kegiatan fashion show ini juga bertujuan untuk mengaktivasi eksistensi para perajin dan desainer endek lokal Jembrana, sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri para finalis saat tampil di atas catwalk.

 

“Ini juga menjadi upaya nyata dalam menggugah kesadaran generasi muda akan pentingnya melestarikan budaya bangsa, khususnya kain endek,” tambahnya.

 

Di akhir sambutannya, ia mengajak seluruh finalis dan undangan untuk terus menjaga dan melestarikan kearifan lokal sebagai identitas bangsa.

 

“Budaya adalah identitas kita, lestarikan dan banggakan. Jadilah generasi muda yang bangga akan budaya sendiri. Karena fashion adalah bahasa tanpa kata, dan lewat busana kita bicara tentang siapa kita sebenarnya,” pesannya.

 

Sementara itu, rangkaian acara utama berlangsung meriah dengan penampilan opening dance finalis, pengenalan dewan juri, hingga opening number yang menampilkan pesona dan kemampuan peserta.

 

Dua sesi fashion show menjadi daya tarik utama, menampilkan balutan busana endek dan songket yang elegan. Acara juga dimeriahkan hiburan serta parade Jegeg Bagus duta kabupaten/kota se-Bali.

 

Menjelang penutupan, diumumkan sejumlah penghargaan seperti Best Catwalk dan Best Artikel, sebelum akhirnya acara ditutup dengan sesi foto bersama.

 

Preliminary Night ini menjadi bukti bahwa ajang Jegeg Bagus Jembrana tidak hanya sekadar kompetisi, tetapi juga wadah pelestarian budaya dan pengembangan kreativitas generasi muda.

 

Editor : Wiwin Meliana
#endek #jembrana