Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pemkab Klungkung Teken Pinjaman Rp114 Miliar dari BPD Bali, Fokus untuk Nusa Penida

I Wayan Adi Prabawa • Selasa, 5 Mei 2026 | 08:07 WIB
Bupati Klungkung I Made Satria dengan Direktur Kredit Bank BPD Bali Made Lestara Widiatmika saat penandatanganan Perjanjian Kredit Pinjaman Daerah, Senin (4/5/2026). (Ist) 
Bupati Klungkung I Made Satria dengan Direktur Kredit Bank BPD Bali Made Lestara Widiatmika saat penandatanganan Perjanjian Kredit Pinjaman Daerah, Senin (4/5/2026). (Ist) 

BALIEXPRESS.ID - Pemkab Klungkung mendapat pinjaman dana dari PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali.

Suntikan dana tersebut rencananya akan digunakan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah Kecamatan Nusa Penida. 

Pencairan ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kredit Pinjaman Daerah antara Bupati Klungkung, I Made Satria, dengan Direktur Kredit Bank BPD Bali, Made Lestara Widiatmika, yang berlangsung di Aula Bank BPD Bali Cabang Klungkung, Senin (4/5/2026).

Baca Juga: Gedung Roboh, Siswa SDN 3 Sembung Gede Tabanan Belajar di Perpustakaan dan Ruang Guru

Namun demikian, dana tersebut tidak langsung dicairkan seluruhnya. Dalam kesempatan itu, plafon kredit yang disepakati mencapai Rp114.116.354.500. Pada tahap awal, kredit yang dicairkan sebesar Rp 66.285.400.000.

Bupati Klungkung I Made Satria menjelaskan, dana kredit tersebut akan difokuskan pada pembiayaan sejumlah proyek prioritas yang telah lama dinantikan masyarakat, khususnya di Nusa Penida.

Selain diperuntukkan sebagai peningkatan jalan, dana kredit itu juga akan digunakan untuk pembangunan Gedung Central Sterile Supply Department (CSSD) RS Gema Santi Nusa Penida dan pembangunan Pasar Mentigi Nusa Penida Tahap I.

Baca Juga: Letkol Tedy Indra Wijaya: Pengabdi Setia Presiden Prabowo  

“Pembangunan infrastruktur merupakan urat nadi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Untuk mengejar ketertinggalan, khususnya di wilayah kepulauan, diperlukan inovasi pembiayaan yang terukur, transparan, dan akuntabel. Fasilitas kredit ini diharapkan menjadi katalisator percepatan pembangunan di Kabupaten Klungkung,” ujar Bupati Satria.

Dengan adanya pinjaman ini, Bupati Satria juga menekankan kepada seluruh perangkat daerah terkait agar segera melakukan percepatan pelaksanaan di lapangan.

Baca Juga: Oknum Pegawai ASDP Gilimanuk Ditangkap Kasus Sabu, Direkomendasikan Rehabilitasi

Ia mengingatkan pentingnya efisiensi waktu, optimalisasi potensi pendapatan daerah, serta dukungan masyarakat melalui kepatuhan pembayaran pajak.

“Jaga kualitas pekerjaan, pastikan transparansi, dan yang terpenting, setiap rupiah dari pinjaman ini harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Klungkung,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Satria turut menyampaikan apresiasi kepada jajaran PT Bank BPD Bali atas kepercayaan dan sinergi yang telah terjalin.

Sebagai bank milik daerah, BPD Bali dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung kemandirian fiskal serta percepatan pembangunan daerah. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#pinjaman BPD Bali #klungkung #nusa penida