Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pasca Diklat, BDK Denpasar Kawal Aksi Tim Kasih Kemenag Gianyar

Putu Agus Adegrantika • Kamis, 14 Mei 2026 | 14:35 WIB
EKOTEOLOGI : Balai Diklat Keagamaan (BDK) Denpasar kunjungi Utama Widyalaya Kejuruan Magadha, Tampaksiring. 
EKOTEOLOGI : Balai Diklat Keagamaan (BDK) Denpasar kunjungi Utama Widyalaya Kejuruan Magadha, Tampaksiring. 

BALIEXPRESS.ID – Komitmen menjaga kelestarian lingkungan terus diperkuat Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gianyar bersama Balai Diklat Keagamaan (BDK) Denpasar melalui pengawalan implementasi hasil Bimbingan Teknis (Bimtek) Ekoteologi, Rabu (14/5). Kegiatan tersebut diwujudkan melalui aksi nyata penanaman pohon di lingkungan Utama Widyalaya Kejuruan Magadha, Tampaksiring, sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian alam sekaligus tindak lanjut dari pembelajaran yang telah diperoleh peserta selama pelatihan.

 

Kegiatan ini tidak sekadar menjadi seremoni, namun juga ruang berbagi gagasan, evaluasi, serta penguatan komitmen bersama agar ilmu tentang ekoteologi yang diperoleh selama bimtek benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui pendekatan ini, Kemenag Gianyar ingin memastikan bahwa pembelajaran tidak berhenti di ruang pelatihan, tetapi mampu memberi dampak nyata di tengah masyarakat.

 

Tim Kelola Alam Semesta Tercipta Harmoni (Kasih) Kemenag Gianyar, Putu Angga Kawana, menegaskan bahwa pemahaman mengenai ekoteologi harus diterjemahkan dalam tindakan konkret. Menurutnya, kesadaran menjaga lingkungan merupakan bagian penting dari tanggung jawab moral dan spiritual setiap individu.

 

“Belajar tentang ekoteologi bukan berhenti di ruang pelatihan, tetapi bagaimana nilai-nilai itu bisa diwujudkan menjadi aksi nyata yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar,” ujar Putu Angga Kawana.

Baca Juga: Bandesa Adat Manuaba, I Ketut Gambar Menjaga Denyut Desa, dan Gaungkan Tradisi Seni

Ia menjelaskan, kegiatan penanaman pohon di lingkungan sekolah dipilih sebagai langkah awal untuk membangun budaya cinta lingkungan sejak dini. Sekolah dinilai menjadi tempat strategis dalam menanamkan nilai kepedulian ekologis kepada generasi muda, sehingga mereka tumbuh dengan kesadaran menjaga keseimbangan alam.

 

Sementara dari Tim BDK Denpasar, Ninik berharap gerakan sederhana yang dimulai bersama ini dapat terus berkembang menjadi kebiasaan baik di lingkungan kerja, keluarga, maupun masyarakat luas.  Mengingat perubahan besar terhadap lingkungan dapat dimulai dari langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten. 

 

Kegiatan ini juga menjadi wujud sinergi antara Kemenag Gianyar dan BDK Denpasar dalam mendukung penguatan moderasi beragama berbasis kepedulian lingkungan. Nilai-nilai ekoteologi dipandang penting untuk terus digaungkan agar tercipta harmoni antara manusia, alam, dan kehidupan spiritual.

 

Dengan adanya aksi nyata implementasi ekoteologi ini, diharapkan tumbuh semangat kolektif untuk menjaga lingkungan hidup secara berkelanjutan. Penanaman pohon di Utama Widyalaya Kejuruan Magadha, Tampaksiring menjadi simbol bahwa kepedulian terhadap bumi dapat dimulai dari langkah sederhana. *

Editor : Putu Agus Adegrantika
#BDK Denpasar #Kemenag Gianyar