BALIEXPRESS.ID - Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Gianyar memicu robohnya tembok penyengker sebuah rumah warga di Banjar Jungut, Desa Batuan, Kecamatan Sukawati, Selasa (19/5) dini hari. Peristiwa tersebut menyebabkan garasi rumah ikut tergerus dan satu unit mobil terdampak.
Kejadian itu menimpa rumah milik I Ketut Sutiara yang sementara tinggal di Banjar Jungut, Desa Batuan, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Korban mengaku terbangun sekitar pukul 01.00 Wita setelah mendengar suara gemuruh keras dari arah timur rumahnya.
Saat dilakukan pengecekan, tembok penyengker sepanjang kurang lebih 15 meter diketahui telah roboh. Material tembok yang ambruk juga menggerus bagian garasi rumah hingga menyebabkan satu unit mobil Panther warna biru ikut terdampak.
Baca Juga: Lift Kaca Kelingking Beach Belum Dieksekusi, Tunggu Putusan PTUN Inkrah
Warga sekitar kemudian bergotong royong membantu korban menyelamatkan barang-barang yang masih bisa diamankan dari lokasi kejadian. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai Rp100 juta.
Petugas dari Polsek Sukawati bergerak cepat setelah menerima laporan warga. Pawas Polsek Sukawati IPDA I Wayan Agustiana, S.Kom bersama personel piket langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP), mendata saksi dan korban, serta berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Gianyar guna proses penanganan dan evakuasi kendaraan yang terdampak.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi, robohnya tembok yang berada di sisi timur rumah dan berbatasan langsung dengan sungai diduga akibat tanah di bagian bawah tembok tergerus aliran air setelah diguyur hujan deras secara terus-menerus,” jelasnya.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi yang masih melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Gianyar.*
Editor : Putu Agus Adegrantika