Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Perlindungan Wisatawan Dinilai Perkuat Kepercayaan Pengunjung Desa Penglipuran

Rika Riyanti • Rabu, 20 Mei 2026 | 12:59 WIB
PERKUAT PERLINDUNGAN: Desa Wisata Penglipuran
PERKUAT PERLINDUNGAN: Desa Wisata Penglipuran

 

BALIEXPRESS.ID — Upaya memperkuat rasa aman dan nyaman wisatawan mulai menjadi bagian penting dalam pengelolaan destinasi wisata di Bali.

Salah satunya diterapkan di Desa Wisata Penglipuran melalui integrasi perlindungan asuransi kecelakaan diri yang langsung melekat pada tiket masuk pengunjung.

Langkah tersebut dihadirkan melalui kolaborasi antara Asuransi Jasindo dengan perusahaan pengelola sistem tiket, PT Mitra Kasih Perkasa (MKP).

Melalui skema tersebut, setiap wisatawan yang membeli tiket otomatis mendapatkan perlindungan Personal Accident selama berada di kawasan wisata.

Baca Juga: Bupati Adi Arnawa Pimpin HLM Ketahanan Pangan dan Pengendalian Inflasi

Desa Wisata Penglipuran sendiri dikenal sebagai salah satu destinasi unggulan Bali yang telah menerapkan sistem digitalisasi tiket secara menyeluruh melalui ticketing management system milik PT Mitra Kasih Perkasa (MKP).

Sistem e-ticketing itu memungkinkan proses transaksi, validasi pengunjung, hingga pemantauan traffic wisatawan berjalan lebih tertata, efisien, dan terintegrasi.

Dengan tambahan perlindungan asuransi yang terintegrasi dalam tiket masuk, Penglipuran dinilai tidak hanya menghadirkan pengalaman wisata, tetapi juga memperkuat standar keamanan dan kenyamanan pengunjung.

Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo, Brellian Gema, mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari transformasi peran asuransi dalam kehidupan masyarakat, termasuk di sektor pariwisata.

 

“Kehadiran Asuransi Jasindo di destinasi wisata adalah bentuk komitmen kami dalam memastikan perlindungan hadir sebagai bagian dari pengalaman wisata masyarakat,” ujar Brellian, Rabu (20/5).

Ia menjelaskan, perlindungan Personal Accident dalam tiket masuk mencakup santunan meninggal dunia akibat kecelakaan hingga Rp50 juta per pengunjung, santunan cacat tetap total maupun sebagian hingga Rp50 juta, penggantian biaya pengobatan akibat kecelakaan hingga Rp5 juta, transportasi akibat kecelakaan hingga Rp1 juta, serta santunan rawat inap sebesar Rp150 ribu per hari dengan maksimal lima hari.

Menurut Brellian, perlindungan tersebut berlaku selama 1x24 jam atau sepanjang pengunjung berada di kawasan Desa Wisata Penglipuran.

Dengan adanya perlindungan tersebut, wisatawan dinilai akan merasa lebih aman selama melakukan aktivitas wisata di kawasan desa wisata yang menjadi salah satu destinasi terbaik dunia tersebut.

Baca Juga: Hari Reformasi 2026, Prabowo Dorong Reformasi Aparat Penegak Hukum dan Pemberantasan Korupsi

Representative Manager Asuransi Jasindo Cabang Denpasar, Erwyn Arys Sasongko, mengatakan integrasi perlindungan dalam tiket masuk menjadi pendekatan yang sesuai dengan kebutuhan wisatawan saat ini.

“Dengan skema ini, wisatawan tidak perlu lagi memikirkan proses tambahan untuk mendapatkan perlindungan. Cukup dengan membeli tiket, mereka sudah terlindungi selama berada di kawasan wisata. Ini adalah bentuk layanan yang sederhana, namun memberikan nilai tambah yang nyata bagi pengalaman pengunjung,” jelasnya.

Sementara itu, CEO & Co-Founder PT Mitra Kasih Perkasa (MKP), Nicholas Anggada, menyebut kolaborasi tersebut menjadi bagian dari pengembangan ekosistem wisata digital yang lebih aman dan terintegrasi di Desa Penglipuran.

“Tahun ini menjadi tahun keempat MKP dipercaya untuk mengelola ticketing system Desa Penglipuran secara holistik. Kami melihat kebutuhan wisatawan saat ini bukan hanya kemudahan transaksi dan akses masuk, tetapi juga rasa aman selama berada di destinasi wisata. Karena itu, kolaborasi bersama Asuransi Jasindo menjadi nilai tambah penting bagi pengunjung Desa Penglipuran,” ujar Nicholas.

Baca Juga: CKG Perkuat Peta Kesehatan Nasional dan Budaya Deteksi Dini Penyakit

Integrasi perlindungan dalam ekosistem wisata tersebut dinilai menjadi langkah penting dalam meningkatkan standar layanan destinasi sekaligus memperkuat kepercayaan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

Brellian menambahkan, ke depan perusahaan akan terus memperluas kolaborasi strategis di berbagai destinasi dan sektor agar perlindungan dapat hadir di berbagai aktivitas masyarakat.

“Perjalanan yang berkesan harus diiringi rasa aman. Melalui kehadiran kami di berbagai destinasi wisata, Asuransi Jasindo ingin memastikan setiap momen masyarakat terlindungi dengan baik,” tutup Brellian.(ika)

Editor : Rika Riyanti
#bali #asuransi #wisatawan #Penglipuran