Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Bulan Bung Karno VIII 2026 Hadirkan Lomba Kreatif-Edukatif, Koster Tekankan Penguatan Nilai Perjuangan Bung Karno

Rika Riyanti • Selasa, 2 Juni 2026 | 21:18 WIB
LOMBA-LOMBA: Pertemuan Bulan Bung Karno VIII Tahun 2026 pada Senin (1/6) di Panggung Terbuka Ardha Candra, Art Center Denpasar
LOMBA-LOMBA: Pertemuan Bulan Bung Karno VIII Tahun 2026 pada Senin (1/6) di Panggung Terbuka Ardha Candra, Art Center Denpasar

 

 

BALIEXPRESS.ID – Perayaan Bulan Bung Karno VIII Tahun 2026 di Bali tidak hanya diisi seremoni, tetapi juga dirangkaikan dengan berbagai kegiatan edukatif dan kreatif yang bertujuan menanamkan serta menghidupkan nilai-nilai perjuangan Bung Karno dalam kehidupan masyarakat.

Tema tahun ini, “Kawya Atma Kerthi” atau Meraya Jiwa Perjuangan Proklamator, menjadi landasan pelaksanaan seluruh rangkaian kegiatan.

Sejumlah kompetisi disiapkan dalam peringatan tersebut, di antaranya Lomba Cipta dan Baca Puisi bertajuk “Proklamator Bung Karno” serta Lomba Pidato dengan tema “Bung Karno Bapak Bangsa”.

Kegiatan ini dirancang sebagai media pembelajaran sekaligus ruang kreativitas bagi masyarakat.

Baca Juga: Koster-Giri Resmikan Bulan Bung Karno VIII 2026, Angkat Semangat “Kawya Atma Kerthi”

Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan bahwa seluruh lapisan masyarakat, termasuk pelajar dan mahasiswa dari berbagai daerah di Bali, mendapat kesempatan luas untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

"Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh ruang ekspresi sekaligus refleksi generasi muda dalam memahami dan mengaktualisasikan nilai-nilai perjuangan Bung Karno," kata Gubernur Koster yang didampingi Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta saat membuka secara resmi Bulan Bung Karno VIII Tahun 2026 pada Senin (1/6) di Panggung Terbuka Ardha Candra, Art Center Denpasar.

Selain lomba puisi dan pidato, rangkaian acara juga menghadirkan Lomba Tari Teruna Jaya yang melibatkan peserta dari kalangan pelajar SMP dan SMA se-Bali.

 

Tari Teruna Jaya dikenal sebagai salah satu warisan seni Bali yang menggambarkan semangat muda yang enerjik, penuh keberanian, serta kuat dalam menampilkan identitas diri.

Nama “Teruna Jaya” sendiri diberikan oleh Bung Karno sebagai simbol kebangkitan generasi muda yang memiliki daya juang tinggi.

Makna tersebut dinilai sejalan dengan karakter Bung Karno di masa muda, yang dikenal sarat idealisme, keberanian, dan kemampuan membangkitkan kesadaran kebangsaan.

Karena itu, kehadiran Tari Teruna Jaya dalam peringatan Bulan Bung Karno VIII Tahun 2026 tidak semata menjadi suguhan seni pertunjukan, tetapi juga diposisikan sebagai instrumen pembinaan karakter generasi muda sejak dini.

Baca Juga: Desa Tulikup Salurkan Punia Babi ke Pura Kahyangan Tiga dan Dang Kahyangan, Ringankan Beban Krama saat Piodalan

Melalui kegiatan ini diharapkan tumbuh semangat perjuangan, kecintaan terhadap budaya, serta penguatan rasa kebangsaan yang sejalan dengan semangat “Kawya Atma Kerthi” — Meraya Jiwa Perjuangan Proklamator.(***)

Editor : Rika Riyanti
#bali #lomba #Bulan Bung Karno #wayan koster