BALIEXPRESS.ID – Menjaga keandalan pasokan listrik di Pulau Dewata memerlukan sinergi yang kokoh dengan berbagai lini publik, tidak terkecuali jajaran penegak hukum. Berkomitmen atas hal tersebut, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM), Ika Sudarmaja, melakukan kunjungan audiensi ke Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali pada Kamis (4/6/2026).
Tidak sendirian, dalam kunjungan kerja ini Ika Sudarmaja turut memboyong seluruh pimpinan stakeholder PLN yang beroperasi di wilayah Pulau Bali. Kehadiran rombongan besar ini disambut langsung secara hangat oleh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bali, Setiawan Budi Cahyono, S.H., M.Hum., beserta jajaran pejabat utama Kejati Bali.
Dalam pertemuan tersebut, General Manager PLN UIT JBM, Ika Sudarmaja, menyampaikan bahwa audiensi ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi yang telah terjalin baik, sekaligus memperkuat kolaborasi strategis terkait aspek hukum dalam operasional ketenagalistrikan
"Bali merupakan etalase pariwisata internasional dan pusat berbagai gelaran agenda strategis nasional maupun global. Oleh karena itu, memastikan keandalan sistem kelistrikan di Bali adalah prioritas utama kami. Dalam menjalankan misi besar ini, kami membutuhkan dukungan, kawalan, dan pendampingan hukum dari Kejati Bali agar seluruh aset negara dapat terkelola dengan aman dan sesuai regulasi yang berlaku," ujar Ika Sudarmaja.
Ika juga menambahkan bahwa koordinasi lintas sektor bersama jajaran PLN Group di Bali sengaja dilakukan agar tercipta satu pemahaman dan sinergi yang utuh (one team, one goal) dalam memitigasi berbagai risiko hukum di lapangan, baik terkait pengamanan jalur transmisi, aset tanah, maupun aspek legalitas pembangunan infrastruktur baru.
Merespons hal tersebut, Kepala Kejaksaan Tinggi Bali, Setiawan Budi Cahyono, S.H., M.Hum., menyambut positif inisiatif dan langkah proaktif yang diambil oleh PLN UIT JBM beserta seluruh stakeholder PLN di Bali. Pihak Kejati menegaskan kesiapannya untuk memberikan pengawalan hukum, baik dalam bentuk pertimbangan hukum, bantuan hukum, maupun tindakan hukum lainnya melalui Jaksa Pengacara Negara (JPN).
Baca Juga: Igor Rad Kembali Berkarya Setelah Delapan Tahun Vakum, Luncurkan Single Bali "Sing Pelih"
"Kami mengapresiasi komitmen PLN dalam menjaga terang di Pulau Bali. Kejati Bali siap bersinergi dan memberikan pendampingan hukum yang diperlukan. Hal ini penting agar proyek strategis nasional dan operasional kelistrikan yang dikelola PLN dapat berjalan lancar, transparan, dan akuntabel demi kepentingan masyarakat luas," ungkap Setiawan Budi Cahyono.
Pertemuan yang berlangsung hangat dan produktif ini diakhiri dengan sesi diskusi interaktif mengenai pemetaan potensi kendala hukum di lapangan serta foto bersama sebagai simbol komitmen kolaborasi yang kuat.
Melalui audiensi ini, diharapkan kerja sama antara PLN Group dan Kejati Bali di bawah kepemimpinan Setiawan Budi Cahyono semakin solid, sehingga pasokan listrik di Pulau Bali tetap andal, aman, dan mampu terus mendukung pertumbuhan ekonomi serta pariwisata daerah secara berkelanjutan.
Editor : Iqbal Kurnia