BALIEXPRESS. ID– Gemuruh puluhan ribu penonton yang memadati Bali United Training Center, Gianyar, saat menyaksikan penampilan grup band legendaris Sheila On 7 dalam gelaran Poliponi Bali 2026 menjadi salah satu momen yang paling berkesan akhir pekan lalu. Namun di balik suksesnya konser yang berlangsung meriah tanpa kendala tersebut, ada peran penting PLN yang memastikan pasokan listrik tetap andal sepanjang acara.
Konser yang digelar pada Sabtu (4/7) itu menghadirkan sederet musisi papan atas Indonesia seperti Sheila On 7 sebagai headliner, Feast, Hindia, Brian Prasetyoadi, Dialog Dini Hari, Biru Baru, 510, dan sejumlah penampil lainnya. Sekitar 40 ribu penonton memadati lokasi konser dan menikmati pertunjukan hingga akhir tanpa gangguan kelistrikan.
Untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bali Timur telah melakukan pengamanan sistem kelistrikan sejak dua hari sebelum konser berlangsung. Berbagai langkah antisipasi dilakukan mulai dari koordinasi teknis dengan penyelenggara, pemeriksaan instalasi, pengujian beban, hingga pengawasan langsung selama acara berlangsung.
Baca Juga: Kerap Kucing-Kucingan, 14 Gepeng Terjaring Operasi Senyap di Ubud
Manager PLN UP3 Bali Timur, Imadya Nareswari, Senin (6/7) mengatakan keandalan pasokan listrik menjadi salah satu faktor utama dalam menyukseskan sebuah acara berskala besar, terutama konser musik yang mengandalkan sistem tata suara, pencahayaan, hingga perangkat multimedia berdaya tinggi.
“Keandalan pasokan listrik merupakan faktor penting dalam menyukseskan sebuah event berskala besar. PLN UP3 Bali Timur telah menyiapkan skema pengamanan berlapis melalui Unit Gardu Bergerak, UPS, serta personel siaga yang bertugas penuh selama kegiatan berlangsung. Kami ingin memastikan seluruh penonton dapat menikmati konser dengan nyaman tanpa terkendala gangguan kelistrikan,” ujarnya.
Sebagai langkah pengamanan, PLN menyiapkan dua Unit Gardu Bergerak (UGB) berkapasitas masing-masing 250 kVA dan tiga unit Uninterruptible Power Supply (UPS) berkapasitas masing-masing 200 kVA sebagai cadangan apabila terjadi kondisi darurat. Selain itu, personel PLN disiagakan selama 24 jam untuk memantau seluruh sistem kelistrikan di lokasi acara.
Tak hanya saat hari pelaksanaan, PLN juga melakukan koordinasi intensif dengan pihak penyelenggara sejak tahap persiapan.
Berbagai skenario mitigasi disiapkan guna mengantisipasi kemungkinan gangguan sehingga seluruh kebutuhan daya selama konser dapat terpenuhi secara optimal.
Perwakilan Event Organizer Letralive, Yanuar, mengapresiasi dukungan PLN yang dinilainya sangat membantu kelancaran penyelenggaraan konser.
“Kami mengapresiasi dukungan penuh dari PLN UP3 Bali Timur yang sejak awal aktif berkoordinasi dengan tim penyelenggara. Persiapan kelistrikan dilakukan secara detail dengan dukungan UGB, UPS, serta personel siaga yang selalu siap di lokasi. Berkat sinergi yang baik ini, seluruh rangkaian Konser Poliponi Bali 2026 dapat berjalan lancar sehingga puluhan ribu penonton dapat menikmati penampilan para musisi dengan aman dan nyaman,” ungkapnya. *