BALIEXPRESS.ID – Aksi jambret kembali menyasar turis mancanegara di Gang Anggrek, depan Indah In Villa, Desa Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Badung, pada Minggu (12/7) sekitar pukul 22.10 WITA. Korban merupakan warga negara Singapura berinisial CHYH, 26, dan kehilangan kalung emas.
Kapolsek Kuta Utara Kompol I Ketut Sukadana menjelaskan, peristiwa bermula ketika korban mengendarai sepeda motor seorang diri melintasi Gang Anggrek. Tiba-tiba, ia dipepet seorang pria yang mengendarai sepeda motor Yamaha NMAX berwarna hitam dari arah belakang.
"Ciri-ciri pelaku mengenakan helm hitam, jaket hitam, dan celana panjang," ujar Kompol Sukadana, Selasa (14/7). Jambret tersebut langsung menarik kalung yang dipakai CHYH, lalu melarikan diri dengan kecepatan tinggi. Korban sempat berusaha mengejar penjahat tersebut.
Baca Juga: Pria Mengaku Wartawan Ditetapkan Tersangka Penganiayaan dan Pengancaman oleh Polda Bali
Namun, bak sudah jatuh tertimpa tangga, CHYH kehilangan kendali atas kendaraaannya di depan Sei-ya Villa, hingga terjatuh dari sepeda motornya. "Akibatnya, korban mengalami luka lecet pada kedua tangan, sementara sepeda motornya mengalami kerusakan berupa lecet di bagian sisi kiri," terangnya.
Selain mengalami luka, CHYH juga kehilangan kalung seberat sekitar 24 gram yang dibawa kabur pelaku. Sementara pelaku berhasil meloloskan diri ke arah barat melalui Jalan Raya Shortcut Canggu.
Kasus tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Kuta Utara. Menindaklanjuti laporan itu, petugas langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan korban dan sejumlah saksi, serta menelusuri jalur yang diduga dilalui pelaku.
Dari hasil penyelidikan awal, polisi telah menemukan sedikitnya enam titik kamera pengawas (CCTV) yang diperkirakan merekam pergerakan pelaku sebelum maupun setelah melakukan aksi penjambretan.
"Kami masih mendalami seluruh alat bukti yang ada, termasuk memeriksa rekaman CCTV untuk mengidentifikasi pelaku," kata Kompol Sukadana. Hingga kini, penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap identitas pelaku sekaligus memburu keberadaannya.
Polisi juga mengimbau masyarakat dan wisatawan agar tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama saat berkendara pada malam hari dan menghindari penggunaan perhiasan mencolok di tempat umum. (*)
Editor : I Gede Paramasutha