Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Polresta Denpasar Periksa Oknum Anggota Pelayanan SIM dan Usut Dugaan Pemerasan Mengatasnamakan Wartawan

I
Penulis: I Gede Paramasutha❯
Kasat Lantas Polresta Denpasar Kompol Muhammad Bhayangkara Putra Sejati. (Bali Express/Istimewa)
Kasat Lantas Polresta Denpasar Kompol Muhammad Bhayangkara Putra Sejati. (Bali Express/Istimewa)

Advertisement

BALIEXPRESS.ID - Satlantas Polresta Denpasar memastikan telah mengambil langkah tegas menyusul beredarnya video di media sosial yang memperlihatkan dugaan proses pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) tidak sesuai prosedur di Satpas SIM. 

Selain memeriksa oknum anggota yang diduga terlibat, kepolisian juga akan menindaklanjuti dugaan upaya pemerasan yang dilakukan oleh oknum mengatasnamakan wartawan.

Kasat Lantas Polresta Denpasar, Kompol Muhammad Bhayangkara Putra Sejati, menjelaskan hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa perempuan yang terlihat dalam video memang merupakan pemohon SIM di Satpas Polresta Denpasar. Namun, berdasarkan pendalaman, pemohon tersebut diduga datang bersama seorang pria yang masih satu kelompok.

"Sebelumnya mereka (wanita dan pria tersebut) telah berkoordinasi dengan salah seorang petugas untuk membantu proses penerbitan SIM A di luar mekanisme pelayanan resmi," ujar Kompol Muhammad Bhayangkara Putra Sejati, Selasa (14/7).

Menurutnya, tindakan tersebut bertentangan dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku dalam pelayanan penerbitan SIM. "Proses pelayanan harus mengikuti tahapan yang telah ditetapkan. Dugaan adanya oknum anggota yang memberikan bantuan di luar mekanisme yang telah ditetapkan jelas tidak sesuai standar operasional prosedur," imbuhnya.

Advertisement

Ia menegaskan, seorang anggota Satlantas berinisial DL yang diduga terlibat kini telah menjalani pemeriksaan oleh Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polresta Denpasar. Pemeriksaan dilakukan sebagai bentuk komitmen institusi dalam menegakkan disiplin serta kode etik anggota Polri.

Apabila dalam proses pemeriksaan terbukti melakukan pelanggaran, oknum tersebut akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku. Selain menangani dugaan pelanggaran internal, Satlantas Polresta Denpasar juga mengungkap adanya dugaan upaya pemerasan setelah video tersebut ramai diperbincangkan di media sosial.

Kasat Lantas mengaku beberapa kali dihubungi oleh dua orang yang mengatasnamakan wartawan dari luar Bali. Keduanya disebut menawarkan penghapusan (takedown) berita maupun video yang telah beredar dengan syarat diberikan sejumlah uang.

Menurutnya, permintaan tersebut ditolak karena seluruh persoalan akan diselesaikan melalui mekanisme hukum dan prosedur yang berlaku, bukan melalui negosiasi. Ia juga mengungkapkan, kedua orang tersebut disebut terus menghubungi petugas dan berupaya mengatur pertemuan dengan berbagai alasan. 

Atas dugaan adanya permintaan uang tersebut, kepolisian memastikan akan menindaklanjutinya sesuai ketentuan hukum. "Jika ditemukan adanya unsur intimidasi maupun permintaan sejumlah uang dengan dalih tertentu, tentu akan diproses sesuai aturan yang berlaku," tegasnya.

Advertisement

Artikel Terkait

Bupati Klungkung Ajak PWI Perkuat Profesionalisme dan Jaga Kualitas Informasi

Bupati Klungkung Ajak PWI Perkuat Profesionalisme dan Jaga Kualitas Informasi

Profesionalisme wartawan dan kualitas informasi menjadi perhatian Bupati Klungkung I Made Satria saat membuka konsolidasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Klungkung di Kolam Pancing Nirmala, Klungkung.

Wartawan Bali Express Dian Suryantini Lepas Lajang, Dipersunting Jurnalis Kompas TV Kardian Narayana

Wartawan Bali Express Dian Suryantini Lepas Lajang, Dipersunting Jurnalis Kompas TV Kardian Narayana

Jumat, 28 Agustus 2026, menjadi hari yang tak terlupakan bagi jurnalis Bali Express, Dian Suryantini. Ia resmi melepas masa lajang setelah dipersunting Kardian Narayana, jurnalis Kompas TV.

PWI Bali Gelar OKK, Perkuat Profesionalisme dan Kaderisasi Wartawan

PWI Bali Gelar OKK, Perkuat Profesionalisme dan Kaderisasi Wartawan

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bali menggelar Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) sebagai upaya memperkuat profesionalisme sekaligus kaderisasi anggota.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer