Dua PNS Aktif Ramaikan Bursa Pilkel Sayan 2026, Tiga Bacalon Resmi Mendaftar

Putu Agus Adegrantika • Dipublikasikan Minggu, 19 Juli 2026 | 09:28 WIB
MENDAFTAR: Pendaftaran bakal calon perbekel di Desa Sayan, Ubud. 
MENDAFTAR: Pendaftaran bakal calon perbekel di Desa Sayan, Ubud. 

BALIEXPRESS. ID – Pemilihan Perbekel (Pilkel) Desa Sayan 2026 dipastikan berlangsung menarik. Hingga penutupan pendaftaran bakal calon perbekel, tercatat tiga figur resmi mendaftarkan diri untuk bertarung memperebutkan kursi orang nomor satu di Desa Sayan, Kecamatan Ubud.

Tiga bakal calon yang telah mendaftar yakni Kelihan Dinas Banjar Sindu Sayan, Made Suwitra, Penjabat (Pj) Perbekel Sayan Ketut Gde Kesumawijaya, serta I Wayan Arimbawa, aparatur sipil negara (ASN) aktif yang bertugas di Inspektorat Kabupaten Bangli. Arimbawa menjadi pendaftar terakhir yang menyerahkan berkas pencalonan pada Sabtu (18/7).

Menariknya, dari tiga bakal calon yang maju, dua di antaranya merupakan ASN aktif yang memiliki pengalaman panjang di bidang pemerintahan. Kehadiran Ketut Gde Kesumawijaya dan I Wayan Arimbawa diperkirakan akan menghadirkan persaingan yang sarat pengalaman birokrasi, sementara Made Suwitra hadir dengan latar belakang kuat sebagai tokoh masyarakat dan Kelihan Dinas Banjar Sindu Sayan.

Sorotan publik tertuju pada keputusan Ketut Gde Kesumawijaya yang saat ini masih menjabat sebagai Pj Perbekel Sayan untuk ikut bertarung dalam Pilkel. Langkah tersebut menunjukkan keseriusannya untuk melanjutkan pembangunan desa melalui jalur kepemimpinan definitif setelah sebelumnya dipercaya menjalankan roda pemerintahan sebagai penjabat perbekel.

Baca Juga: Ketua Pansus TRAP Pastikan Kinerja Tetap Berjalan Meski Fraksi Golkar Tarik Anggota

Dalam pencalonannya, Kesumawijaya menjelaskan Desa Sayan memiliki potensi besar dari sektor budaya, sumber daya manusia, serta pariwisata yang selama ini menjadi identitas desa.

Ia menegaskan pemerintahan desa harus menjadi fondasi utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, dirinya berkomitmen menghadirkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel, serta memberikan pelayanan publik yang cepat, ramah, dan adil. Keterbukaan dalam pengelolaan anggaran desa juga menjadi salah satu fokus yang diusung.

“Kami ingin membangun pemerintahan yang terbuka dan dapat dipercaya masyarakat. Semua program dan penggunaan anggaran harus dapat dipertanggungjawabkan serta dijalankan sesuai aturan yang berlaku dan nilai-nilai adat budaya yang diwariskan leluhur Desa Sayan,” ujar Kesumawijaya.

Di sisi lain, majunya I Wayan Arimbawa sebagai ASN aktif di lingkungan Inspektorat Kabupaten Bangli menambah warna dalam kontestasi Pilkel Sayan. Pengalaman yang dimiliki dalam bidang pengawasan pemerintahan menjadi modal tersendiri yang dinilai mampu memberikan perspektif baru dalam pengelolaan pemerintahan desa.

Sementara Made Suwitra, memiliki latar belakang sebagai Kelihan Dinas. Dengan komposisi tiga bakal calon yang berasal dari latar belakang berbeda, Pilkel Desa Sayan diprediksi tidak hanya menjadi ajang perebutan suara, tetapi juga arena adu gagasan mengenai arah pembangunan desa ke depan.*

Editor : Putu Agus Adegrantika
Sumber : adegrantika
kelihan pns pilkel SAYAN