Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

I Made Suwitra, Menangkan Pilkel Desa Sayan

P
BALIEXPRESS.ID - Perjalanan I Made Suwitra menuju kursi Perbekel Desa Sayan, Kecamatan Ubud, tidak datang secara instan. Pengalaman panjangnya bersentuhan dengan berbagai bidang, mulai dari pariwisata, pekerja migran Indonesia (PMI), hingga aktivitas sosial dan seni, menjadi bagian dari perjalanan yang membentuk dirinya sebelum dipercayai sebuah amanat masyarakat

Advertisement

BALIEXPRESS.ID - Perjalanan I Made Suwitra menuju kursi Perbekel Desa Sayan, Kecamatan Ubud, tidak datang secara instan. Pengalaman panjangnya bersentuhan dengan berbagai bidang, mulai dari pariwisata, pekerja migran Indonesia (PMI), hingga aktivitas sosial dan seni, menjadi bagian dari perjalanan yang membentuk dirinya sebelum dipercayai sebuah amanat masyarakat Desa Sayan.

 

Dalam Pemilihan Perbekel (Pilkel) Desa Sayan yang berlangsung di 14 TPS, Jumat (20/9), Made Suwitra memperoleh suara terbanyak dengan 2.511 suara. Hasil tersebut mengantarkannya menjadi calon perbekel terpilih setelah melewati proses demokrasi yang berlangsung sekitar dua bulan.

Advertisement

 

Bagi Suwitra, proses tersebut bukan sekadar pertarungan memperoleh suara. Dua bulan perjalanan Pilkel menjadi pengalaman berharga untuk belajar memahami demokrasi secara lebih dewasa. Ia menyebut proses tersebut sebagai pengalaman yang mahal, karena mempertemukan berbagai pilihan dan pandangan masyarakat dalam satu momentum untuk menentukan arah kepemimpinan Desa Sayan.

Advertisement

“Selama dua bulan berproses ini merupakan pengalaman yang sangat berharga. Demokrasi mengajarkan kita untuk menjadi lebih dewasa dalam memahami perbedaan dan pilihan masyarakat,” ujar Suwitra.

 

Ia juga menegaskan bahwa perolehan suara tertinggi bukan semata-mata kemenangan pribadi. Baginya, suara yang diberikan masyarakat merupakan suara bersama yang menjadi amanah untuk membangun Desa Sayan. Karena itu, ia berharap dukungan masyarakat tetap diberikan setelah seluruh tahapan Pilkel selesai, baik dalam bentuk dukungan moril maupun nonmoril.

 

Suwitra menyadari, perjalanan membangun desa masih panjang. Karena itu, ia mengajak seluruh komponen masyarakat kembali menyatukan langkah setelah proses politik desa berakhir. “Terima kasih kepada masyarakat Desa Sayan. Perjalanan delapan tahun ke depan masih panjang. Mari bersama-sama membangun Desa Sayan agar semakin maju,” ungkapnya.

Advertisement
Editor : Putu Agus Adegrantika
Sumber : adegrantika

Artikel Terkait

Pilih Hari Libur, Pencoblosan Pilkel Serentak Kabupaten Badung Dimajukan

Pilih Hari Libur, Pencoblosan Pilkel Serentak Kabupaten Badung Dimajukan

Pemungutan suara dalam Pemilihan Perbekel (Pilkel) serentak di Kabupaten Badung bakal dimajukan. Dalam rencana awal  pada 17 November 2026 adalah hari kerja, yang memungkinkan mengurangi jumlah masyarakat datang ke TPS.

Pilkel Serentak Badung, Desa Sobangan Kemungkinan Muncul Kotak Kosong

Pilkel Serentak Badung, Desa Sobangan Kemungkinan Muncul Kotak Kosong

Pasca penutupan masa pendaftaran bakal calon perbekel dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkel) serentak di Kabupaten Badung, ada satu desa yang akan memiliki seorang calon. Potensi kotak kosong ini ada di Desa Sobangan.

Dua PNS Aktif Ramaikan Bursa Pilkel Sayan 2026, Tiga Bacalon Resmi Mendaftar

Dua PNS Aktif Ramaikan Bursa Pilkel Sayan 2026, Tiga Bacalon Resmi Mendaftar

BALIEXPRESS. ID – Pemilihan Perbekel (Pilkel) Desa Sayan 2026 dipastikan berlangsung menarik. Hingga penutupan pendaftaran bakal calon perbekel, tercatat tiga figur resmi mendaftarkan diri untuk bertarung memperebutkan k

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer