Pipa Bawah Laut Rampung, PDAM Badung Tunggu Waktu Penyambungan

Putu Resa Kertawedangga • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 15:45 WIB
Proses pembangunan pipa bawah laut milik PDAM Badung di sekitar Tol Bali Mandara. (ist)
Proses pembangunan pipa bawah laut milik PDAM Badung di sekitar Tol Bali Mandara. (ist)

BALIEXPRESS.ID - Pembangunan pipa bawah laut milik Perumda Air Minum Tirta Mangutama atau yang lebih dikenal PDAM Badung telah rampung.

Saat ini jaringan perpipaan yang akan menyuplai air di wilayah Badung selatan tersebut tinggal disambungkan ke saluran yang telah ada.

Namun sebelum pekerjaan dilaksanakan, jajaran manajemen PDAM Badung akan menggelar rapat koordinasi untuk mematangkan teknis pelaksanaan sekaligus mengantisipasi dampak terhadap pelayanan kepada pelanggan.

Baca Juga: Hobi Modifikasi Motor Kembali Menggeliat di Generasi Muda, Peserta WRC Modification Contest Lampaui Target

Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Mangutama, I Wayan Suyasa mengatakan, rapat tersebut akan melibatkan sejumlah tim teknis, mulai dari tim perencanaan, tim distribusi hingga tim pelayanan pelanggan.

Rapat tersebut digelar untuk memastikan seluruh tahapan pekerjaan berjalan sesuai rencana, termasuk memetakan potensi risiko yang mungkin muncul saat proses penyambungan jaringan dilakukan.

"Tim perencanaan, tim distribusi, dan juga pelanggan akan dilibatkan. Kami akan membahas teknik pelaksanaan pekerjaan, dampak yang mungkin terjadi, risiko yang muncul, serta langkah-langkah untuk mengatasinya," ujar Suyasa, Senin (20/7).

Baca Juga: Ancaman Spionase Digital Mengintai Indonesia, Pengamat Desak RUU Keamanan Siber Segera Disahkan

Pihaknya menyebutkan, lokasi penyambungan jaringan berada di kawasan Tol Bali Mandara, tepatnya di sekitar wilayah Nusa Dua.

Seluruh jaringan pipa bawah laut disebut telah selesai dipasang sehingga kini hanya tinggal memasuki tahap penyambungan ke sistem yang telah tersedia.

"Seluruh pipa di bawah laut sudah terpasang. Sekarang tinggal proses connecting karena seluruh infrastrukturnya sudah siap," ungkapnya.

Baca Juga: Anak dan Layar Digital: Berapa Lama Screen Time yang Dianjurkan?

Suyasa juga memastikan progres pekerjaan hingga saat ini sesuai dengan perencanaan yang telah disusun sejak awal.

Untuk itu, pihaknya optimistis tahapan penyambungan dapat dilaksanakan tanpa kendala berarti.

Terkait kemungkinan adanya gangguan distribusi air selama proses pekerjaan berlangsung,

Suyasa menerangkan, pihaknya akan terlebih dahulu menyelesaikan rapat koordinasi sebelum mengumumkan secara resmi wilayah terdampak beserta langkah mitigasinya.

"Kami akan memberikan imbauan kepada pelanggan setelah seluruh hasil rapat final sehingga informasi yang disampaikan benar-benar lengkap dan sesuai dengan kondisi di lapangan," katanya.

PDAM Badung pun akan menyampaikan informasi kepada masyarakat secara terbuka agar pelanggan dapat melakukan antisipasi apabila terjadi penghentian sementara aliran air selama proses penyambungan berlangsung.

Rampungnya pemasangan jaringan pipa bawah laut dan tinggal menunggu proses penyambungan, Perumda Tirta Mangutama berharap proyek tersebut dapat segera beroperasi.

"Dengan demikian, pasokan itu nantinya memperkuat distribusi air bersih bagi masyarakat Badung, khususnya di kawasan selatan yang selama ini menjadi salah satu wilayah dengan kebutuhan air bersih yang terus meningkat," jelasnya. (*)

Editor : Putu Resa Kertawedangga
air pdam badung pipa bawah laut