Kronolongi Terduga Pencuri Ayam Tewas Diamuk Massa di Tabanan, Polisi Amankan Golok dan Ketapel

IGA Kusuma Yoni • Dipublikasikan Minggu, 26 Juli 2026 | 06:57 WIB
Ilustrasi pengeroyokan. (Bali Express/Istimewa)
Ilustrasi pengeroyokan. (Bali Express/Istimewa)

BALIEXPRESS.ID- Pria berinisial KD tak tertolong. Warga Buleleng ini tewas diamuk massa setelah diduga mencuri ayam di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Jumat (24/7/2026).

Peristiwa yang menyedot perhatian publik ini diduga dipicu akumulasi keresahan masyarakat setempat akibat maraknya kasus kehilangan hewan ternak dalam beberapa waktu terakhir

Berdasarkan informasi dirangkum, aksi main hakim sendiri ini bermula ketika KD diduga mencuri ayam.

Baca Juga: Tragis! Diduga Curi Ayam, Pria Tewas Diamuk Massa di Tabanan, Motor Dibakar

Ia menggasak ayam milik warga setempat yang belakangan diketahui bernama I Wayan Adi Suteja, 31.

Saat itu, pemilik rumah yang menyadari ada orang asing masuk ke rumahnya, langsung berteriak.

Teriakan ini pun mengundang tetangga berdatangan. Situasi kemudian tidak bisa dikendalikan. Puluhan warga mengepung KD.

Baca Juga: Koster Targetkan Bali Miliki Wall Panjat Tebing Bertaraf Internasional, Bidik Tuan Rumah World Climbing Series 2027

KD yang berhasil ditangkap kemudian dikeroyok massa yang telah tersulut emosi. Akibatnya, ia meninggal dunia di lokasi kejadian.

Aparat Polsek Baturiti yang tiba di lokasi sekitar pukul 02.00 WITA mendapati KD telah meninggal dalam kondisi sangat mengenaskan.

Baca Juga: Koster Apresiasi Desak Rita, Siap Dukung Wujudkan Cita-cita Jadi Dosen

"Personel mendatangi lokasi dan mendapati terduga pelaku dalam kondisi meninggal dunia," jelas Kasi Humas Polres Tabanan, Iptu Ni Luh Putu Wiwik Endrayani, Sabtu (25/7/2026).

Dijelaskan Wiwiek, dari hasil penyisiran yang dilakukan aparat kepolisian di lokasi kejadian,  polisi berhasil menyita barang bukti berupa satu ekor ayam, satu bilah senjata tajam jenis golok, serta satu buah tas berisi tang, ketapel, batu, dan sejumlah uang tunai.

Sementara itu, sepeda motor yang dikendarai terduga pelaku sudah dalam kondisi hangus tak berbentuk karena dibakar warga sebelum aparat kepolisian tiba di lokasi.

Jenazah KD langsung dievakuasi ke RS Semara Ratih demi penanganan medis dan keperluan autopsi.

"Pihak kepolisian juga langsung berkoordinasi dengan Tim Inafis Satreskrim Polres Tabanan guna melakukan olah TKP mendalam serta identifikasi sidik jari," lanjutnya.

Sampai Sabtu sore,  Wiwiek menyebutkan bahwa polisi masih terus melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan bukti lain berupa rekaman CCTV,  keterangan dari pemilik ayam dan saksi-saksi lainnya di sekitar TKP.

"Sampai saat ini pemeriksaan masih dilakukan terkait identifikasi terduga pelaku dan pendalaman kasus, masih dalam proses pendalaman, tim masih bekerja di lapangan," tambahnya. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
pencurian main hakim sendiri Maling ayam tabanan