Bupati Mahayastra Bagikan Rahasia Sukses Gianyar, Pemkab Bangka Barat Datang Belajar Tata Kelola dan Inovasi Pelayanan

Putu Agus Adegrantika • Dipublikasikan Minggu, 2 Agustus 2026 | 13:46 WIB
KUNJUNGAN: Pemerintah Kabupaten Bangka Barat kunjungi Kabupaten Gianyar. 
KUNJUNGAN: Pemerintah Kabupaten Bangka Barat kunjungi Kabupaten Gianyar. 

BALIEXPRESS.ID – Keberhasilan Kabupaten Gianyar dalam membangun sektor pariwisata, meningkatkan pelayanan publik, hingga mengoptimalkan pendapatan daerah menarik perhatian Pemerintah Kabupaten Bangka Barat. Hal itu terlihat saat rombongan Pemerintah Kabupaten Bangka Barat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Gianyar, Kamis lalu (30/7).

Rombongan yang dipimpin Bupati Bangka Barat Markus tersebut diterima langsung oleh Bupati Gianyar I Made Mahayastra. Pertemuan berlangsung hangat dan menjadi ajang berbagi pengalaman mengenai tata kelola pemerintahan, pengembangan pariwisata, ekonomi kreatif, UMKM, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), hingga pelayanan publik berbasis digital.

Dalam paparannya, Bupati Mahayastra menjelaskan bahwa pembangunan di Gianyar tidak hanya berfokus pada sektor pariwisata, tetapi juga diarahkan untuk menciptakan keseimbangan antara perkembangan desa dan kawasan perkotaan. Menurutnya, meskipun Gianyar dikenal sebagai daerah tujuan wisata dunia, pusat-pusat pertumbuhan ekonomi justru banyak berada di wilayah pedesaan.

Baca Juga: Pergulatan Masyarakat Hindu Tengger Melawan Desakralisasi Ritual

“Hotel-hotel berbintang banyak berada di desa-desa seperti Ubud, Tegallalang, dan Payangan. Di sanalah kantong-kantong PAD Kabupaten Gianyar. Karena itu kami melakukan penataan kota agar perkembangan desa dan kota berjalan lebih seimbang,” ujar Mahayastra.

Selain strategi pembangunan wilayah, Mahayastra juga memaparkan keberhasilan Mal Pelayanan Publik (MPP) Gianyar yang kini dikenal sebagai salah satu MPP terbaik di Indonesia. Ia menegaskan, pelayanan publik yang berkualitas tidak cukup hanya menghadirkan gedung yang megah, melainkan harus mampu memberikan kenyamanan, kepastian, dan kecepatan bagi masyarakat.

Sebagai bentuk komitmen terhadap pelayanan modern, Pemerintah Kabupaten Gianyar mewajibkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengembangkan sistem layanan berbasis aplikasi. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan transparansi, efektivitas, dan kemudahan akses layanan bagi masyarakat.

“Intinya pemerintah adalah pelayanan. Saya tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun aplikasi. Semua OPD kami wajibkan memiliki aplikasi karena itu bagian dari kecepatan, transparansi, kepastian, dan pelayanan kepada masyarakat. Kalau mau meniru, boleh, kita berbagi,” tegasnya.

Tak hanya itu, Mahayastra juga memperkenalkan berbagai inovasi digital yang telah diterapkan Pemkab Gianyar, termasuk sistem probity audit yang dijalankan Inspektorat untuk memastikan proyek pembangunan berlangsung secara transparan, akuntabel, dan bebas dari penyimpangan.

Sementara itu, Bupati Bangka Barat Markus menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Gianyar. Ia mengungkapkan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya daerahnya untuk belajar dari keberhasilan Gianyar dalam membangun tata kelola pemerintahan yang efektif dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

“Kami berharap memperoleh berbagai masukan mengenai strategi untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat,” ungkap Markus.

Kunjungan kerja ini diharapkan menjadi jembatan kolaborasi antardaerah dalam bertukar pengalaman dan praktik terbaik. Melalui sinergi tersebut, baik Gianyar maupun Bangka Barat diharapkan mampu terus meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat.*

Editor : Putu Agus Adegrantika
Sumber : humas pemkab gianyar
bangka barat kunjungan gianyar