Ikuti Rakor Mendagri, Bupati Klungkung Dorong OPD Perkuat Tata Kelola Pemerintahan Bersih

I Wayan Adi Prabawa • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 06:59 WIB
 Bupati Klungkung I Made Satria menghadiri Rapat Koordinasi Penguatan Integritas dan Pencegahan Korupsi dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah di Kota Surabaya, Selasa (4/8/2026
Bupati Klungkung I Made Satria menghadiri Rapat Koordinasi Penguatan Integritas dan Pencegahan Korupsi dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah di Kota Surabaya, Selasa (4/8/2026

BALIEXPRESS.ID - Bupati Klungkung I Made Satria menghadiri Rapat Koordinasi Penguatan Integritas dan Pencegahan Korupsi dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah di Kota Surabaya, Selasa (4/8/2026).

Rapat yang dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian ini bertujuan untuk memperkuat komitmen tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel, serta berintegritas tinggi dalam mencegah segala bentuk tindak pidana korupsi.

Rakor ini terbagi dalam beberapa sesi utama. Mulai dari pemetaan risiko pada area strategis pemerintahan daerah, pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan daerah, penguatan tata kelola keuangan daerah yang transparan, hingga penekanan khusus pada kepemimpinan kepala daerah yang berintegritas.

Baca Juga: Masa Jabatan Kasek Dibtasai Dua Periode, Bangli Kesulitan Terapkan Aturan Baru

Pada kesempatan tersebut, Bupati Satria menyambut baik pelaksanaan rakor ini. Menurutnya, rakor ini sangat penting untuk memastikan agar sistem pemerintah berjalan dengan sebaik-baiknya dan patuh pada regulasi yang berlaku. 

Satria juga berharap seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung dapat segera menindaklanjuti poin-poin penting pencegahan risiko serta memperkuat pengawasan internal secara berkelanjutan.

Baca Juga: Jembrana Hidupkan Warisan Bung Karno Lewat Lomba Menu B2SA Berbasis Buku Mustika Rasa

“Jadi mengikuti rakor ini merupakan wujud komitmen nyata Pemkab Klungkung dalam mengawal tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Maka dari itu saya mengajar seluruh OPD agar menindaklanjuti poin-poin penting pencegahan risiko serta memperkuat pengawasan internal secara berkelanjutan sehingga Pencegahan korupsi bukan hanya sebatas kepatuhan administratif, melainkan budaya kerja dan pelayanan publik yang berorientasi penuh pada kesejahteraan masyarakat,” harap Bupati Satria. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
made satria klungkung tata kelola pemerintahan