BALIEXPRESS.ID - Pemkab Karangasem berencana melakukan pinjaman dana dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI).
Rencananya, dana tersebut untuk perbaikan infrastruktur. Anggaran tersebut diperkirakan cair pada 2027.
Sebelum bisa mendapatkan dana Rp 100 miliar itu, pemerintah perlu dilakukan pembahasan dengan DPRD Karangasem.
Baca Juga: Berbulan-bulan Mati, Traffic Light Cempaga Bangli Kini Hanya Jadi Pajangan
Apabila legislatif meminta perlu dibuatkan peraturan daerah, maka akan disiapkan terlebih dahulu.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) karangasem I Gusti Bagus Widiartha mengungkapkan, dana pinjaman tersebut akan digunakan untuk percepatan pembangunan.
Selain memperbaiki jalan, anggaran tersebut juga dipakai untuk menunjang sarana dan prasarana RSUD Karangasem serta air bersih.
Baca Juga: Hak Jawab BRI terkait Pemberitaan Gugatan Hukum PT VSN, Sudah Investigasi Menyeluruh
Dari tiga rencana tersebut, perbaikan jalan mendapat nilai paling tinggi dengan jumlah Rp50 miliar atau 50 persen.
"Sementara untuk RSUD 30 persen dan pembangunan sistem penyediaan air minum (SPAM) 20 persen," ujarnya, Senin (10/8/2026).
Menurut Gus Widi, Pemkab Karangasem sejatinya ditawari pinjaman lebih banyak dari rencana yang diajukan tersebut.
Hanya saja, pemerintah daerah tidak berani mengambil langkah tersebut karena memperhitungkan kemampuan.
"Sebenarnya PT SMI menghitung Pemkab Karangasem bisa mendapat pinjaman Rp 200 miliar," tambahnya.
Pemkab Karangasem tidak mau mengambil resiko tinggi, mengingat eksekutif harus mempersiapkan dana cadangan untuk pelaksanaan pemilu mendatang. (*)
Editor : I Made Mertawan