Kuota Belum Terpenuhi, Pendaftaran Beasiswa Nak Badung Diperpanjang

Putu Resa Kertawedangga • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:28 WIB
Kadisdikpora Badung, I Gusti Made Dwipayana. (ist)
Kadisdikpora Badung, I Gusti Made Dwipayana. (ist)

BALIEXPRESS.ID - Pendaftaran program Beasiswa Nak Badung yang diberikan kepada siswa SMA kini masih dibuka.

Hal ini lantaran dalam pelaksanaannya kuota tanggungan masih belum terpenuhi.

Setidaknya baru ada 2.263 peserta yang telah mendaftarkan diri, sedangkan kuota penerima beasiswa yang disiapkan mencapai 9 ribu orang.

Baca Juga: Sembagi Arutala Sasar 12.000 Pekerja Rentan di Denpasar

Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Badung, I Gusti Made Dwipayana mengatakan, saat ini proses pendaftaran Beasiswa Nak Badung diperpanjang.

Awalnya pendaftaran ini ditutup pada 8 Agustus 2025, namun kembali diperpanjang lantaran kuota penerima masih belum terpenuhi.

“Perpanjangan masa pendaftaran saat ini kami perpanjang sampai 15 Agustus. Ini karena masih ada siswa yang mengalami kendala pendaftaran,” ujar Dwipayana, seizin Sekretaris Daerah (Sekda) Badung Ida Bagus Surya Suamba, saat dikonfirmasi Rabu (12/8).

Baca Juga: Kasus DBD Bali Turun Drastis, Dinkes Catat 1.588 Kasus hingga Juli 2026

Pihaknya menyebutkan, saat ini ada sebayak 4.568 siswa yang telah membuat akun pendaftaran.

Namun dari jumlah tersebut, yang telah menyelesaikan pendaftaran sebanyak 2.263 siswa SMA/SMK.

Sedangkan kuota yang disediakan untuk program beasiswa motivasi sebanyak 9.525 siswa.

Baca Juga: FGBMFI World Convention 2026 di Bali, Delegasi 48 Negara Siap Perkuat Jejaring Bisnis

“Setelah pendaftaran selesai akan dilanjutkan proses verifikasi sekolah, kemudian diusulkan kepada Bapak Bupati, dan terakhir diverifikasi oleh tim pengelola,” ungkapnya.

Dalam pemberian beasiswa ini, Dwipayana menerangkan, siswa SMA/SMK akan mendapatkan bantuan biaya SPP/sumbangan pendidikan, biaya personal pendidikan, dan seragam sekolah.

Namun para penerima program ini diwajibkan telah diterima di sekolah yang diakui.

Kemudian ada juga kriteria lainnya, yakni usia maksimal siswa 18 tahun pada Juli di tahun berjalan, orang tua tinggal berturut-turut di Kabupaten Badung, tidak menerima beasiswa dari program lainnya, dan tidak terdaftar di sekolah yang berkerjasama dengan lembaga pendidikan asing.

“Kerjasama dengan lembaga pendidikan asing yang dimaksud, dalam bentuk kurikulum, akademik, maupun beasiswa,” paparnya.

Lebih lanjut dirinya berharap, para siswa dapat segera menyelesaikan proses pendaftaran melalui website beasiswa.badungkab.go.id.

Terlebih program Beasiswa Nak Badung ini sebagai upaya meningkatkan kualitas SDM yang ada di Gumi Keris.

“Melalui program beasiswa ini, akses ke pendidikan berkualitas akan semakin mudah didapatkan oleh masyarakat,” imbuhnya. (*)

Editor : Putu Resa Kertawedangga
beasiswa siswa Nak Badung