300 Kilogram Bibit Bawang Putih Ditanam di Kecamatan Tampaksiring

Putu Agus Adegrantika • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:53 WIB
SERENTAK : Penanaman bawang putih serentak di Kecamatan Tampaksiring.
SERENTAK : Penanaman bawang putih serentak di Kecamatan Tampaksiring.

BALIEXPRESS.ID -  Upaya memperkuat ketahanan pangan dan mendorong swasembada nasional terus digerakkan dari berbagai lini. Di Bali, Polda Bali bersama pemerintah daerah dan kelompok tani menanam bawang putih secara serentak di enam wilayah, Rabu (19/8). Gerakan tersebut dipusatkan di Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, dan menjadi bagian dari gerakan nasional yang dilaksanakan secara serentak bersama 17 Polda di seluruh Indonesia.

Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya bersama Gubernur Bali I Wayan Koster, jajaran Forkopimda, serta pejabat terkait turut hadir dalam kegiatan yang ditandai dengan penanaman bibit bawang putih secara simbolis.

Di Bali, enam wilayah yang menjadi lokasi penanaman meliputi Gianyar, Buleleng, Bangli, Karangasem, Tabanan, dan Badung.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Ariasandy mengatakan, penanaman serentak tersebut merupakan bagian dari komitmen kepolisian mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong peningkatan produksi bawang putih di Bali.

“Polda Bali beserta 17 Polda yang lain di seluruh Indonesia serentak melakukan penanaman bawang putih. Di Bali ada enam lokasi, yaitu wilayah Polres Gianyar, Buleleng, Bangli, Karangasem, Tabanan dan Badung,” ujarnya.

Baca Juga: Matangkan Ranperda Pemberdayaan Ormas, Pansus DPRD Badung Serap Aspirasi

Total lahan yang digunakan untuk penanaman bawang putih di enam wilayah mencapai 0,71 hektare. Polda Bali menyiapkan satu ton bibit untuk mendukung program tersebut.

Dari total bibit itu, sebanyak 710 kilogram langsung ditanam, sedangkan sekitar 290 kilogram disiapkan sebagai cadangan.

Khusus di Tampaksiring, Gianyar, penanaman dilakukan di lahan seluas 0,30 hektare dengan menggunakan sekitar 300 kilogram bibit. Dari lahan tersebut, potensi hasil panen diproyeksikan mencapai tiga ton bawang putih.

“Yang ditanam di Tampaksiring ini 0,30 hektare. Kita menanam sekitar 300 kilogram bibit bawang putih dengan potensi hasil panen nanti tiga ton,” kata Ariasandy.

Secara keseluruhan, Polda Bali menargetkan hasil panen sekitar 7,1 ton. Masa tanam hingga panen diperkirakan berlangsung kurang lebih 3,5 bulan.

Program tersebut melibatkan 92 orang yang tergabung dalam enam kelompok tani di enam wilayah lokasi penanaman.

Penanaman bawang putih ini tidak hanya mengandalkan peran kepolisian. Program dikembangkan melalui kolaborasi antara Bhabinkamtibmas, Satgas Pangan Polda Bali dan kelompok tani.

Sinergi tersebut diharapkan mampu mendorong budidaya bawang putih secara lebih masif sekaligus memberikan pendampingan kepada petani mulai dari proses penanaman hingga masa panen.

“Ini merupakan hasil kerja sama teman-teman Bhabinkamtibmas dan Satgas Pangan Polda Bali bersama para petani untuk menggalakkan penanaman bawang putih secara serentak dan masif di wilayah Bali,” jelas Ariasandy. *

Editor : Putu Agus Adegrantika
Sumber : adegrantika
bibit bawang tampaksiring