BALIEXPRESS.ID- Pasangan suami istri (pasutri) berasal dari Desa Pinggan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, I Nengah Rima dan Ni Nyoman Simpen mengalami terseret ombak di perairan Pantai Rest Area Goa Lawah, Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan, Klungkung.
Kejadian pada Jumat (28/8/2026) pagi tersebut membuat keduanya meninggal dunia.
Dari informasi yang diperoleh, pasutri ini datang ke rest area bersama rombongan dari Karangasem.
Baca Juga: Sasar Proyek Strategis 2027, Bupati Adi Arnawa Jajaki Pinjaman Tahap Dua PT SMI
Mereka bertujuan untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan ke wilayah Sakah, Gianyar untuk meminang perempuan.
Sesampainya di rest area, Rima dan Simpen ke tepi pantai. Mereka bertujuan untuk mencuci kaki.
Kapolsek Dawan AKP I Ketut Nariawan membenarkan peristiwa tersebut saat ditemui awak media di Instalasi Pemulasaraan Jenasah (IPJ) RSUD Klungkung.
Baca Juga: Mengenal Narsun, BRILink Agen “Juragan” di Jabar yang Perluas Perlindungan Sosial 7 Ribu Pekerja
Ia menyebut, korban yang memiliki riwayat sakit kulit di bagian kaki hendak membasuhnya dengan air laut. "Ombak besar membuat keduanya terseret," ujarnya.
Anak dan keponakan korban yang melihat situasi tersebut kemudian berusaha memberikan pertolongan.
Baca Juga: Astra International Melalui Nurani Astra Bangun 7 Posko Bantuan Masyarakat Terdampak Gempa Bumi NTT
Namun usaha tersebut tidak berhasil. Keduanya sempat terseret ombak dan berhasil menyelamatkan diri.
Pertolongan kemudian dilakukan oleh tim gabungan, yang terdiri dari warga sekitar, anggota Polsek Dawan, BPBD Klungkung, dan lainnya.
Korban pun berhasil dievakuasi ke daratan, lanjut ke RSUD Klungkung. "Pasangan suami istri meninggal dunia, satu masih mendapat perawatan," tandasnya. (*)
Editor : I Made Mertawan