KMP Perkasa Prima 05 Mati Mesin di Selat Bali, 25 Penumpang Dievakuasi ke Ketapang

I Made Mertawan • Dipublikasikan Minggu, 30 Agustus 2026 | 07:09 WIB
KMP Perkasa Prima 5 bersandar di Dermaga LCM Ketapang setelah mengalami gangguan mesin saat menyeberangi Selat Bali, Sabtu (29/8/2026). (Yani untuk Radar Banyuwangi)
KMP Perkasa Prima 5 bersandar di Dermaga LCM Ketapang setelah mengalami gangguan mesin saat menyeberangi Selat Bali, Sabtu (29/8/2026). (Yani untuk Radar Banyuwangi)

BALIEXPRESS.ID- Perjalanan KMP Perkasa Prima 05 dari Gilimanuk, Bali, menuju Ketapang, Banyuwangi terganggu setelah kapal mengalami blackout atau mesin mati di perairan Selat Bali, Sabtu (29/8/2026) sore.

Kehilangan daya membuat kapal sempat hanyut terbawa arus ke arah selatan.

Kapal milik PT Pelayaran Makmur Bersama itu berangkat dari Dermaga LCM Gilimanuk sekitar pukul 16.00 Wita dengan tujuan Dermaga LCM Ketapang.

Baca Juga: Pencurian Motord di Banyubiru Jembrana Terungkap, Polisi Bekuk Pria 21 Tahun Kurang dari 24 Jam

Saat berlayar, kapal mengangkut 25 penumpang yang terdiri dari 23 orang dewasa dan dua anak-anak. Selain itu, terdapat 15 kendaraan di dalam kapal.

Sekitar pukul 16.25 Wita, ketika berada di tengah perairan Selat Bali, mesin kapal tiba-tiba mengalami blackout.

Kondisi tersebut menyebabkan kapal kehilangan tenaga, tidak dapat melanjutkan pelayaran secara normal.

Baca Juga: Kondisi PLTS di Karangasem Memprihatinkan, Panel Surya Ditumbuhi Rumput

Kapal kemudian terbawa arus menuju arah selatan. Situasi tersebut langsung ditangani dengan upaya evakuasi untuk memastikan seluruh penumpang berada dalam kondisi aman.

Sekitar pukul 17.00 Wita, seluruh 25 penumpang dievakuasi menggunakan KMP Trima Jaya menuju Pelabuhan ASDP Ketapang.

Baca Juga: Berdayakan UMKM hingga ke Pelosok Negeri, BRI Dorong Pengusaha Ikan Kering Sorong Naik Kelas

Setibanya di pelabuhan, para penumpang diarahkan ke ruang tunggu untuk menunggu proses penanganan lebih lanjut.

Berdasarkan laporan awal, kondisi perairan saat kejadian berada dalam situasi ombak dan angin sedang. Cuaca di kawasan Selat Bali juga dilaporkan cerah.

Korsatpel BPTD Ketapang, Tarto, membenarkan adanya kejadian tersebut. Setelah seluruh penumpang berhasil dievakuasi, penanganan kemudian difokuskan pada KMP Perkasa Prima 05 yang masih mengalami blackout.

Sekitar pukul 19.00 WIB, kapal tersebut ditarik menggunakan KMP Trima Jaya 9 menuju Pelabuhan Ketapang. “Kapalnya sudah ditarik menuju dermaga,” ujar Tarto.

Editor : I Made Mertawan
Sumber : Radar Banyuwangi
kapal mati mesin selat bali gilimanuk ketapang