Jaga Keamanan Daerah Pariwisata, Adi Arnawa Bakal Libatkan Pecalang

Putu Resa Kertawedangga • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 16:58 WIB
Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa.  (Dok. Bali Express)
Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa. (Dok. Bali Express)

BALIEXPRESS.ID - Guna memperkuat penertiban di wilayah pariwisata, Pemkab Badung berencana untuk melibatkan pecalang.

Para petugas pengamanan adat ini pun akan diberikan tugas tambahan.

Kebijakan ini disiapkan untuk memperkuat pengawasan kawasan wisata di tengah keterbatasan sumber daya manusia (SDM) pemerintah.

Baca Juga: DPRD Badung Terima Jawaban Pemerintah atas Pandangan Fraksi, Penetapan Tunggu Hasil Telaah

Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa mengatakan, pelibatan pecalang merupakan bagian dari sinergi pemerintah dengan desa adat dalam membangun pariwisata berbasis kearifan lokal.

Ia pun mengaku mendapat inspirasi setelah melakukan benchmark ke kawasan Sanur, Denpasar.

“Kita ini kan berbasis kearifan lokal. Tinggal bagaimana kita mengedukasi sekaligus memberdayakan potensi-potensi yang ada di desa adat ini, salah satunya lewat pecalang," ujar Adi Arnawa.

Baca Juga: Optimis Target Pajak Tercapai, Bupati Badung Sampaikan Jawaban Pemerintah Atas Pandangan Fraksi DPRD

Pihaknya menyebutkan, para pecalang nantinya dapat membantu pemerintah melakukan penertiban di kawasan pariwisata.

Terlebih Pemkab Badung kini tengah gencar melakukan penataan kawasan, termasuk beautifikasi Pantai Kuta, penurunan kabel, hingga pelebaran pedestrian.

Namun hal tersebut dinilai tidak cuukup lataran perlu diimbangi dengan pengawasan di lapangan.

Baca Juga: Rumah Warga Tabanan Terbakar saat Ditinggal ke Senggol, Kerugian Capai Rp700 Juta

Fasilitas pedestrian, misalnya, harus dijaga agar tetap digunakan sesuai peruntukan dan tidak dimanfaatkan untuk kepentingan lain yang mengganggu ketertiban kawasan.

"Dengan keterbatasan SDM kami, kami ingin mengajak desa adat, dalam hal ini yang di dalamnya ada pecalang, untuk membantu kami dalam melakukan penertiban," ungkapnya.

Hanya saja Adi Arnawa menerangkan, tidak seluruh pecalang di Badung akan mendapat tugas tambahan tersebut.

Bupati asal Desa Pecatu ini menyatakan, kebijakan ini akan difokuskan pada daerah-daerah pariwisata.

Hal ini diharapkan dapat membantu menjaga keamanan, kenyamanan dan ketertiban sebagai bagian dari upaya Pemkab Badung membangun quality tourism.

"Pecalang khususnya di daerah-daerah pariwisata, karena ada tugas tambahan ini akan termotivasi untuk ikut membantu tujuan pemerintah menata kawasan sebagaimana yang saya lakukan sekarang ini," jelasnya. (*)

Editor : Putu Resa Kertawedangga
pecalang keamanan pariwisata