Kelola Sampah Lebih Optimal, DLH Tabanan Ajak Warga Manfaatkan Depo Debes

IGA Kusuma Yoni • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 07:09 WIB
Petugas DLH Tabanan melakukan pemilahan sampah di Bypass Ir. Soekarno. Pemungutan dan pemilahan sampah rutin dilakukan oleh petugas. (Ist)
Petugas DLH Tabanan melakukan pemilahan sampah di Bypass Ir. Soekarno. Pemungutan dan pemilahan sampah rutin dilakukan oleh petugas. (Ist)

BALIEXPRESS.ID- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tabanan terus konsisten menjaga kebersihan jalan protokol dan pusat pengelolaan sampah daerah.

Setiap hari, jalur Bypass Ir. Soekarno menjadi salah satu fokus penanganan rutin agar terbebas dari tumpukan sampah mulai Pukul 06.00 Wita hingga 09.00 Wita.

Kepala DLH Kabupaten Tabanan I Made Surya Dharma mengungkapkan, pihaknya menyiagakan armada khusus beserta personel untuk menyisir sepanjang ruas jalan utama tersebut.

Baca Juga: Bali United Boyong Marko Dugandzic, Bomber Berpengalaman Eropa dan Asia

"Setiap hari kita siagakan satu unit truk stanby di By Pass dengan lima orang petugas. Biasanya jam sembilan pagi proses pengangkutan dan pembersihan sudah selesai dilakukan," jelasnya Selasa (22/9/2026).

Lebih lanjut disebutkan Surya Dharma, sampah yang telah diangkut tidak langsung dibuang begitu saja, melainkan melalui proses pemilahan terlebih dahulu.

Penanganan difokuskan pada pemisahan sampah anorganik agar dapat dikelola dan diselesaikan dengan baik sesuai prinsip pengelolaan lingkungan.

Baca Juga: Pedagang di Tabanan Gasak Brankas Kakak Ipar, Diduga Bakar Rumah untuk Hilangkan Jejak

Selain pengangkutan di jalan protokol, Pemkab Tabanan juga memfasilitasi masyarakat yang ingin mengelola sampahnya secara mandiri melalui Depo Sampah yang berlokasi di belakang Stadion Debes.

 Di lokasi ini, DLH menempatkan petugas yang siap melayani warga setiap hari. "Silakan bawa, gratis. Setiap hari ada tenaga dan petugas kita di sana yang standby untuk membantu proses penampungan dan pemilahan," sebutnya.

Baca Juga: Mepejuit, Tradisi Memuja Bibit Padi di Pejeng Kangin

Melalui penanganan rutin di By Pass Ir. Soekarno serta penyediaan fasilitas gratis di Depo Debes, DLH Tabanan berharap partisipasi aktif masyarakat dalam memilah dan membuang sampah pada tempatnya dapat terus meningkat demi mewujudkan Tabanan yang makin bersih.

Selain itu, Surya Dharma juga mengajak seluruh masyarakat untuk aktif memilah sampah rumah tangga sebelum diangkut oleh petugas.

Upaya pemilahan ini merupakan salah satu bentuk pengelolaan sampah di tingkat awal.

“Proses pemilahan ini sangat penting dilakukan, karena dengan adanya pemisahan antara sampah anorganik (seperti plastik, kresek, botol, kertas, dan kardus) dengan sampah residu (seperti pampers, pembalut, styrofoam, dan plastik kotor) maka penanganan sampah bisa dilakukan secara berkelanjutan,” ungkapnya. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
pemilahan sampah pengelolaan sampah tabanan