DPRD Bangli Dorong Dishub Perbanyak Rambu Lalu Lintas di Kawasan Wisata Kintamani

I Made Mertawan • Dipublikasikan Rabu, 30 September 2026 | 08:03 WIB
Suasana di jalur utama Kecamatan Kintamani wilayah Desa Batur yang perlu dipasangi rambu-rambu lalu lintas. (I Made Mertawan/Bali Express)
Suasana di jalur utama Kecamatan Kintamani wilayah Desa Batur yang perlu dipasangi rambu-rambu lalu lintas. (I Made Mertawan/Bali Express)

BALIEXPRESS.ID- Anggota DPRD Bangli mendorong Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bangli untuk menambah rambu lalu lintas di kawasan wisata Kintamani.

Langkah ini dinilai penting untuk mengatasi kemacetan, terutama saat musim liburan tiba.

​Sekretaris Komisi III DPRD Bangli, I Nengah Darsana dalam rapat kerja dengan Dishub belum lama ini membeberkan bahwa lonjakan wisatawan menjadi salah satu pemicu kemacetan.

Baca Juga: Gede Angga Prasaja: Dari Singaraja Menuju Fase Baru Bermusik

Kendaraan bergerak lambat bisa terjadi di jalur utama Kintamani mulai dari pertigaan Patung Dewi Sri ke utara hingga wilayah Tunon.

​"Pengalaman kami sekarang, sering sekali terutama high season itu terjadi kemacetan. Kadang-kadang mulai dari patung Dewi Sri ke utara itu bahkan sampai di perbatasan Tunon. Penyebabnya tiada lain adalah tingginya kunjungan wisata yang menikmati coffee shop-coffee shop, restoran, dan anjungan-anjungan lainnya yang ada di sana," ungkap Darsana.

Melihat persoalan itu​, anggota Komisi III DPRD Bangli I Made Joko Arnawa menilai bahwa salah satu langkah yang bisa dilakukan adalah menambah rambu rambu lalu lintas, misalnya rambu dilarang berhenti, dilarang parkir dan lainnya yang dapat memicu kemacetan.

Baca Juga: Dua Trofi Liga 1 Jadi Motivasi Marko Dugandzic Merapat ke Bali United

Keberadaan rambu tersebut penting sebagai landasan hukum bagi petugas untuk menindak tegas para pelanggar.

"Harapan saya kalau ada anggaran pengadaan rambu, itu diperbanyak. Temen-temen perhubungan pokoknya semangat," ujar ujar politikus Partai Gerindra asal Desa Songan ini.

Baca Juga: Bupati Satria Dorong Produk Kerajinan Klungkung Tembus Pasar Ekspor

​Dorongan soal penambahan rambu juga disampaikan anggota Komisi III lainnya I Ketut Bakuh.

Bakuh menyepakati langkah  tersebut demi kenyamanan bersama. Pihaknya berharap pengadaan rambu bisa terealisasi agar arus lalu lintas di kawasan wisata Kintamani tetap lancar.

"Rambu-rambu sebagai aturan, pedoman menindak yang melanggar," tegas politikus PDIP ini.

Kepala Dishub Bangli I Dewa Agung Putu Purnama menyambut baik usulan wakil rakyat itu.

Ia menyebutkan bahwa pengadaan masih dalam rancangan. Tahun ini, dinas setempat baru sebatas melakukan pengadanan pengaman jalan berupa cermin lalu lintas untuk di jalur Culali, Kintamani.

Jalur ini dinilai rawan kecelakaan. "Rambu-rambu lalu lintas masih kami rancang," kata Purnama. (*)

Editor : I Made Mertawan
Kintamani Rambu lalu lintas dprd bangli