Gudang Kayu di Desa Wanasari Tabanan Terbakar, Kerugian Capai Rp500 Juta

IGA Kusuma Yoni • Dipublikasikan Jumat, 2 Oktober 2026 | 07:21 WIB
Puing-puing gudang kayu di Banjar Abianlalang-Celebuh, Desa Wanasari setelah terbakar Kamis (1/10/2026) pagi. (Ist)
Puing-puing gudang kayu di Banjar Abianlalang-Celebuh, Desa Wanasari setelah terbakar Kamis (1/10/2026) pagi. (Ist)

BALIEXPRESS.ID- Kebakaran menghanguskan gudang kayu di Banjar Abianlalang-Celebuh, Desa Wanasari, Kabupaten Tabanan pada Kamis (1/10/2026) pagi.

Kejadian sekitar pukul 06.00 Wita itu menimbulkan kerugian hingga Rp500 juta.

Kasi Humas Polres Tabanan, Iptu Ni Luh Putu Wiwik Endrayani mengungkapkan bahwa gudang kayu yang terbakar tersebut adalah milik I Gusti Made Purnama.

Baca Juga: Pengelolaan Sampah TPS3R Nongan Terkendala Armada Rusak dan Tenaga Terbatas

“Kami menerima laporan dari korban yakni I Gusti Made Purnama jika Gudang kayu miliknya terbakar. Korban mendapat informasi gudangnya terbakar dari seorang wargaBbanjar banjar Abianlalang-Celebuh, Desa Wanasari pada Kamis pagi,” jelasnya.

Setelah mendapat informasi kebakaran, korbang langsung menuju ke gudang kayu yang berlokasi tidak jauh dari rumah tinggalnya.  

Warga di sekitar lokasi kebakaran disebutkan Wiwik juga berusaha untuk memadamkan api dengan menggunakan peralatan seadanya.

Baca Juga: Sopir Lompat saat Truk Muat Batu Rem Blong, Tabrak Xenia lalu Terjun ke Jurang

“Saat tiba di lokasi kejadian, mobil pemadam langsung melakukan upaya pemadaman api dan proses pendinginan. Hingga akhirnya api berhasil dipadamkan sekitar dua jam setelah mobil pemadam tiba di lokasi kejadian,” lanjutnya.

Terkait dengan penyebab kebakaran, Wiwik menyebutkan jika dari hasil pengecekan CCTV gudang yang dilakukan oleh petugas kepolisian, diketahui api pertama muncul di tengah gudang di samping mesin pemotongan kayu.

Baca Juga: Kronologi Truk Kontainer Terjun Bebas di Jurang Tukad Yeh Bakung Tabanan, Kernet Tewas

Selanjutnya api melahap serbuk kayu yang ada di sekitar mesin pemotong kayu dan kemudian merembet ke seluruh gudang dengan cepat, karena di dalam gudang kayu tersimpan material yang mudah terbakar sehingga menyebabkan api cepat membesar.

“Meski sudah mengetahui penyebab kebakaran, pemilik gudang menyatakan tidak melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tabanan dan menganggap kejadian ini sebagai musibah,” tambahnya.

Dalam kebakaran tersebut, tidak ada korban jiwa karena saat kebakaran terjadi gudang masih dalam keadaan sepi, para pekerja belum mulai bekerja. Meski demikian, korban materiil akibat kejadian tersebut mencapai Rp500 juta. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
gudang kayu kebakaran tabanan